Honorer Ciamis Terusik dengan Terbitnya Surat Edaran dari Kemenpan RB

CIAMIS, JAPOS.CO – Bupati Ciamis, H Herdiat Sunarya menerima audiensi aksi damai ratusan honorer yang tergabung dalam paguyuban honorer Ciamis bertempat di Aula Sekretariat Daerah Ciamis, Selasa (14/6). Audiensi tersebut terkait terbitnya Surat Edaran dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi (Kemenpan RB) yang menghapus tenaga honorer di lingkungan kerja pemerintah.

Surat Edaran tersebut membuat para tenaga honorer di Kabupaten Ciamis resah dan mengharapkan kejelasan dari Bupati Ciamis selaku pimpinan daerah.

Ani salah seorang perwakilan honorer Ciamis mengungkapkan dengan terbitnya Surat Edaran Kemenpan RB tersebut membuat para honorer Ciamis terusik sehingga butuh kejelasan dari Pemerintah Daerah. “Kami merasa terusik dengan adanya surat edaran tersebut yang menyatakan honorer akan di hapuskan,” ungkapnya.

Ia mengatakan keputusan tersebut jelas merugikan honorer terutama bagi para honorer yang telah mengabdi selama puluhan tahun. “Kami hanya meminta pak Bupati memperjuangkan ke pusat untuk kejelasan nasib kami, terlebih bagi honorer tenaga tehnis atau administrasi, ” kata Ani.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Ciamis mengatakan bahwa mereka para tenaga honorer adalah bagian dari pemerintah daerah yang tidak dapat dipisahkan. “Pemda secara riil di lapangan sangat butuh sekali terhadap keberadaan tenaga honorer, kalau diberhentikan maka pemerintahan akan pincang. Terkait Surat Edaran Menpan RB, pemerintah daerah akan senantiasa berpihak kepada honorer, apalagi melihat kondisi saat ini di Kabupaten Ciamis kekurangan ASN. Kondisi saat ini, rekruitmen ASN sangat kurang sekali terhitung sejak 2010 dan baru ada 2019, idealnya ASN di Ciamis sebanyak 14 ribu sedangkan jumlah yang ada sekarang hanya 8 ribu,” kata H. Herdiat.

Sebagai wujud keberpihakanya, Bupati Ciamis bersama jajaran mengaku siap bersama para honorer untuk menemui Pemerintah Pusat dan menanyakan kejelasan tentang masalah ini. “Kalau honorer ditiadakan gak apa-apa, asalkan mereka para honorer langsung diangkat jadi ASN. Pemerintah daerah akan senantiasa berjuang untuk kesejahteraan masyarakatnya. Kami selalu berihtiar dan berjuang terus, Insya Allah pemda akan selalu terdepan dalam mendukung bapak ibu sekalian, ” tandasnya. (Mamay)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 72 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.