Scroll untuk baca artikel
BeritaHEADLINEJAWAJawa Barat

Wanita Nelayan Ganjar Latih Perempuan Pesisir Pangandaran Buat Olahan Frozen Food

×

Wanita Nelayan Ganjar Latih Perempuan Pesisir Pangandaran Buat Olahan Frozen Food

Sebarkan artikel ini

Views: 180

PANGANDARAN, JAPOS.CO – Sukarelawan Wanita Nelayan Sadulur Ganjar optimalkan potensi produktivitas budi daya perikanan air tawar menjadi sebuah bahan pangan olahan yang memiliki daya tahan lebih lama dan bernilai jual tinggi.

Advertisement
scroll kebawah untuk lihat konten

Koordinator Wanita Nelayan Sadulur Bojongsalawe, Yulianti mengatakan pihaknya menggelar pelatihan membuat ikan mujair frozen food dan menyediakan sarana prasarana rumah produksi untuk masyarakat pesisir, pada Sabtu (24/6).

Kegiatan yang diadakan di Dusun Bojongsalawe, Desa Karangjaladri, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat itu mendapat respons positif dari ratusan istri pelaut hingga perempuan pencari ikan.

“Kami di sini memberikan bantuan kepada warga Dusun Bojongsalawe khususnya kepada ibu-ibu berupa pelatihan membuat ikan mujair frozen food dan pembangunan rumah produksi,” ucap dia.

Selain dikenal akan kepraktisan dan daya tahannya yang lebih lama, produksi ikan air tawar tersebut tergolong melimpah lantaran warga setempat membudidayakan perikanan air tawar lewat tambak.

Menurut dia, panganan beku ini memang menjadi peluang bisnis menjanjikan bagi masyarakat Dusun Bojongsalawe sehingga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat di tengah kondisi panceklik.

Rumah produksi yang digagas Wanita Nelayan Sadulur Ganjar juga diharapkan dapat menjadi pusat produktivitas ikan mujair frozen food dengan menyerap tenaga kerja warga setempat.

Apalagi rumah produksi tersebut telah dilengkapi dengan berbagai peralatan seperti kompor, wajan, timbangan digital, mesin vacum sealer.

Selain itu, juga disediakan modal dasar, dan ribuan kemasan menarik hingga ketersediaan pasar.

“Karena di sini mayoritas banyak tambak ikan mujair makanya harga ikan mujair terjangkau. Semoga bisa membantu ekonomi masyarakat khususnya di waktu-waktu panceklik seperti sekarang ini,” tutup dia.

Salah satu warga, Rini (31) merasa potensi pengolahan perikanan ikan air tawar perlu dieksplorasi lebih dalam. Dia menilai, adanya kegiatan dari sukarelawan Ganjar bisa menjadi penghasilan tambahan para pelaut perempuan dan istri nelayan.

“Alhamdulillah bagus dan semoga untuk para ibu-ibu nelayan bisa menjadikan ini semua sebagai bahan perekonomian untuk masyarakat di sekitar sini,” kata Rini.

*Dukungan Ganjar Presiden Terus Mengalir*

Dalam momen tersebut, Wanita Nelayan Sadulur Ganjar bersama istri pelaut mengonsolidasikan dukungan terhadap Ganjar Pranowo agar menjadi presiden periode 2024-2029.

Mereka juga menyatakan akan setia kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, dan siap menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). (Red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *