Scroll untuk baca artikel
BeritaJawa Barat

Dugaan Penyerobotan Lahan Venue Ski Air Membuat Gempar, KONI KBB Angkat Bicara : Siapa yang bertanggung Jawab?

×

Dugaan Penyerobotan Lahan Venue Ski Air Membuat Gempar, KONI KBB Angkat Bicara : Siapa yang bertanggung Jawab?

Sebarkan artikel ini

Views: 6.3K

BANDUNG BARAT, JAPOS.CO –  Dalam sorotan terbaru, dugaan penyerobotan lahan Venue Ski Air di Kabupaten Bandung Barat telah memicu keprihatinan dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bandung Barat (KBB). Jl.Bandung Tempo Dulu No.51, Cipeundeuy, Kec. Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Advertisement
scroll kebawah untuk lihat konten

Pada tahun 2010, pemerintah setempat bersama PT. Indonesia Power (IP) POMU menyepakati kerjasama sewa pinjam lahan darat dan danau seluas 9 hektar untuk keperluan olahraga, terutama untuk Venue Ski Air.

Namun Ir Gaston Barus ME, perwakilan dari KONI KBB, dikonfirmasi awak media Japos.co mengungkapkan adanya dugaan serius terkait penyerobotan lahan dan alih fungsi yang dilakukan terhadap area tersebut. Menurutnya, sejumlah kapling lahan telah beralih tangan dengan harga yang bervariasi, mencapai angka puluhan juta rupiah, tanpa jelasnya penggunaan dan pemungutan dana yang tepat.

“Jika memang ada pemungutan dari alih fungsi lahan tersebut, maka kontrak sewa menyewa dan anggarannya harus jelas, serta masuk ke kas yang tepat, tanpa melibatkan oknum yang tidak jelas,” ujar Gaston Barus sebagai pihak  dari KONI KBB kepada awak media Japos.co pada Senin (11/3/2024).

Lebih lanjut, Gaston menegaskan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan lahan tersebut untuk kepentingan prestasi olahraga. Mereka juga menyoroti kurangnya koordinasi dengan pihak terkait dan kejanggalan dalam pemungutan dana yang tidak jelas.

“Apakah pihak PT Indonesia Power mengetahui hal ini? Sejauh ini kami dari pihak KONI masih menelusuri siapa oknum pelaku pihak pemberi kuasa garap lahan, dari siapa digarap dan kepada siapa dibayarkan uang garapannya,” pungkas Gaston.

Gaston menyoroti urgensi pemerintah setempat untuk segera mengusut tuntas masalah ini demi menjaga integritas dan transparansi dalam pengelolaan lahan untuk kepentingan olahraga di daerah tersebut.

“Kami berharap pemerintah dapat bertindak cepat dan tegas untuk memastikan penggunaan lahan sesuai dengan tujuannya, yaitu untuk meningkatkan prestasi olahraga di Kabupaten Bandung Barat,” tambahnya.

Sementara itu, pihak penggarap lahan tersebut tidak pernah berkomunikasi dengan KONI KBB, menimbulkan pertanyaan lebih lanjut tentang siapa yang sebenarnya bertanggung jawab atas pemungutan dana dan alih fungsi lahan tersebut.

“KONI KBB berharap agar pemerintah setempat dapat segera mengusut tuntas masalah ini dan memastikan penggunaan lahan sesuai dengan peruntukannya untuk meningkatkan prestasi olahraga di daerah tersebut,” tutup Gaston mengakhiri.(DEMAK GULTOM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *