Scroll untuk baca artikel
BeritaHEADLINEJAWAJawa Barat

Keterbatasan Anggaran Jadi Persoalan Revitalisasi Pipa PDAM

×

Keterbatasan Anggaran Jadi Persoalan Revitalisasi Pipa PDAM

Sebarkan artikel ini

Views: 102

BANJAR, JAPOS.CO –  Pemkot Banjar terus mengejar bantuan DAK untuk revitalisasi pipa PDAM. Mengingat revitalisasi memerlukan anggaran cukup besar, sehingga diperlukan bantuan tak hanya dari APBD Kota Banjar. “Semoga anggaran dari APBD untuk memperbaiki instalasi perpipaan itu bisa terwujud. Mudah-mudahan nanti ada bantuan DAK, itu kita kejar terus dan dimungkinkan tahun depan,” kata Wali Kota Banjar Hj Ade Uu Sukaesih, Minggu (2/7).

Advertisement
scroll kebawah untuk lihat konten

Wali Kota Banjar menuturkan, revitalisasi pipa PDAM harus dan penting. Sebab sampai saat ini masih terjadi kebocoran, lantaran pipa yang dimiliki peninggalan Kabupaten Ciamis sejak zaman Belanda. Ini belum pernah diganti dan itu menjadi cara dan langkah mengatasi kebocoran. “Kebocoran (pipa) hampir 32 persen. Tapi saya menyampaikan, sok kalau ada kebocoran tolong diperbaiki. Tapi selama kebocoran itu tidak langsung direvitalisasi, kebocoran akan terus terjadi,” tutur Hj Ade Uu.

Meski begitu, wali kota berpesan kepada Perumdam Tirta Anom Kota Banjar terus meningkatkan pelayanan kepada pelanggan dan masyarakat. Seperti contoh peningkatan pelayanan kuantitas dan kualitas air.

Direktur Perumdam Tirta Anom Kota Banjar, E Fitrah Nurkamilah mengaku terus melakukan perbaikan titik-titik yang bocor. Namun pihaknya memiliki keterbatasan terhadap kebocoran yang tidak timbul ke permukaan. Keterbatasan anggaran menjadi salah satu persoalan. “Terkadang kita dalam satu bulan memperbaiki pipa yang bocor mencapai 10 titik. Kalau diangkat cost per satu titik dikalikan dengan 12 bulan dan dikalikan kehilangan air kita sangat tinggi sekali,” ujarnya.

E Fitrah Nurkamilah berharap dukungan dari Pemkot Banjar dan leading sektor lainnya untuk bisa merealisasikan revitalisasi pipa PDAM. “Jadi itu kita kendala di pipa sangat-sangat berdampak sekali. Ketika tekanan mesin pompa bagus, pasti di jaringan bermasalah. Revitalisasi itu harus sekali,” pungkasnya. (Mamay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Views: 109 JAKARTA, JAPOS.CO – Gerombolan Pemancing Liar, yang dikenal dengan singkatan GOMPAL, mengadakan kegiatan mancing bareng (mabar) di tambak yang terletak di wilayah Bambu Kuning dekat Banjir Kanal Timur…