Scroll untuk baca artikel
BeritaHEADLINESUMATERASumatera Barat

Ngaku Korban Fitnah, Padahal Orang Tua Ari Fufu Yang Bawa ke Tempat Nikah

×

Ngaku Korban Fitnah, Padahal Orang Tua Ari Fufu Yang Bawa ke Tempat Nikah

Sebarkan artikel ini

Views: 296

PADANGPANJANG, JAPOS.CO –  Menanggapi pemberitaan yang baru-baru ini tayang di salah satu media Online di Sumbar dengan judul, “Korban fitnah siapa yang harus bertanggung jawab.”

Advertisement
scroll kebawah untuk lihat konten

Zico (40) salah seorang paman dari korban penelantaran anak ikut bicara.

“Siapa yang fitnah, ponakan saya Adytya Putri dinikahi oleh Ari Fufu. Dan itu disepakati oleh perwakilan kedua belah pihak.”

Sedangkan yang membawa ketempat nikah waktu itu, ayah Ari Fufu sendiri. Kok dia, mengaku korban fitnah, padahal kami menurut saja, yang penting dinikahkan secara agama Islam,” ujar Zico.

“Tak usah berkelit dan mengada ngada lah, kata siapa dibawah tekanan dan ancaman. Sudah dua surat dia tanda tangani, diatas materai lagi. Dan dikedua surat itupun, kedua belah pihak ikut bertanda tangan,” ucap Zico kepada Japos.co, Jumat (14/4/2023).

Menurut Zico, Ari Fufu silahkan bicara dan membela diri, itu haknya. Apalagi Ari Fufu mengatakan, “menurut kawan-kawan tukang ojek di pangkalan, kalau ponakan saya itu gampangan. Setelah saya kroscek kesana kebenarannya, pada terpana semua tukang ojek yang ada disekitar pangkalan tersebut.”

“Tidak benar Bang, masa iya kami bilang seperti itu, malu lah bang, kami juga punya saudara perempuan,” tutur salah seorang tukang ojek yang mangkal di pangkalan itu.

“Saya akan tuntut nanti, karena dia sudah mengatakan ponakan saya gampangan. Dia harus bisa membuktikan nanti kalau proses ini sampai ke pengadilan,” ujar Zico.

Ditambahkan Zico,” ponakan saya  semenjak dinikahi oleh Ari Fufu pada tanggal 18 November 2021 lalu, sampai saat ini ditinggalkan begitu saja bersama anaknya, apakah itu bukan penelantaran.”

Sebelumnya sudah beberapa kali upaya mediasi dilakukan, tetapi tidak membuahkan hasil, Ari Fufu selalu berdalih dan tak mau bertanggung jawab. Tentu saya bawa masalah ini keranah hukum lagi,” tegas Zico. (D/H)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *