Scroll untuk baca artikel
BeritaHEADLINEJambiSUMATERA

Terkait Pekerjaan Terminal Rawa Sari, LSM Kompej Geruduk Kantor DPUPR

×

Terkait Pekerjaan Terminal Rawa Sari, LSM Kompej Geruduk Kantor DPUPR

Sebarkan artikel ini

Views: 97

JAMBI,  JAPOS.CO – Terkait bangunan Terminal Rawa Sari diduga tidak sesuai dengan spek, beberapa masyarakat dari Koalisi Masyarakat Peduli Jambi (Kompej) geruduk kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Jambi, Senin(20/3/2023).

Advertisement
scroll kebawah untuk lihat konten

Devri Boy, selaku Ketua dari LSM KOMPEJ dan merangkap koorlap aksi dalam orasinya meminta pihak DPUPR Kota Jambi untuk keluar menemui mereka terkait sejumlah masalah pada gedung Terminal Rawa Sari Kota Jambi, yang diduga dalam pekerjaanya sarat akan praktek Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN).

“Kami minta Kabid Cipta Karya menjelaskan terkait sejumlah permasalahan pada gedung Terminal Rawa Sari, kami hanya meminta penjelasan, jika bapak benar tak perlu takut,” kata Devri Boy.

Devri juga mengungkap kondisi fisik gedung Terminal Rawa Sari, kata dia berdasarkan segala bukti temuan di lapangan, diduga bahwa terminal senilai Rp 15 Milyar tersebut tidak sesuai dengan spesifikasinya.

Belum lagi dengan kondisi terminal saat ini, dimana gedung tersebut tampak jauh dari yang diangan-angankan pada awal pekerjaannya.

“Tak ada fungsinya, sekarang malah seperti rumah hantu itu terminal, sekali lagi kami minta Dinas PUPR untuk memberi penjelasan kepada kami,” ujarnya.

Namun setelah sekian lama massa berorasi secara bergantian di depan Kantor DPUPR Kota Jambi, pihak DPUPR tak kunjung turun menemui para demonstran untuk memberi penjelasan terkait Terminal Rawa Sari yang jadi pertanyaan besar massa aksi.

Salah seorang pegawai di kantor DPUPR Kota Jambi, menyebutkan bahwa salah satu pihak yang bertanggungjawab yakni, Kabid Cipta Karya Momon Sukmana Fitra, sedang tidak masuk kantor.

Menyikapi hal tersebut pun massa akhirnya membubarkan diri, namun Korlap aksi yakni Devri Boy mengungkapkan bahwa, persoalan ini tidak akan berhenti disini. Ia mengaku pihaknya akan tetap mengawal kasus ini hingga tuntas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *