Scroll untuk baca artikel
BeritaHEADLINEJAWAJawa Barat

Lapas Kota Banjar Luncurkan Buku Negeri di Atas Awan

×

Lapas Kota Banjar Luncurkan Buku Negeri di Atas Awan

Sebarkan artikel ini

Views: 73

BANJAR, JAPOS.CO – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Kota Banjar meluncurkan buku berjudul “Negeri di Atas Awan” dan ruang Galeri Pemasaran Produk Kemandirian Warga Binaan. Acara berlangsung di Puncak Gunung Putri Lapas Kota Banjar, Pataruman, beberapa waktu lalu. Buku “Negeri di Atas Awan”, diantaranya menceritakan tentang hidup kehidupan dan penghidupan pegawai dan warga binaan (narapidana/napi) Lapas Kota Banjar selama ini.

Advertisement
scroll kebawah untuk lihat konten

Bersamaan dengan peluncuran Buku Negeri di Atas Awan, YRBK Kota Banjar juga meluncurkan Antologi Puisi Anti-Korupsi (APAK) di Lapas Kota Banjar. Menurut Pendiri YRBK, Sofian Munawar,  peluncuran buku APAK sengaja dipilih di Gunung Putri Lapas Kota Banjar.

“Melalui peluncuran buku di Gunung Putri diharapkan tersampaikan pesan Anti-Korupsi dari Gunung Putri. Kami berharap buku anti korupsi ini menjadi kado Hari Jadi ke-19 Kota Banjar. Mudah-mudan Kota Banjar lebih baik di masa mendatang,” ujar Sofian.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Jabar, Taufiqurrakhman, mengapresiasi atas terobosan Lapas Kota Banjar selama ini.

“Lapas Kota Banjar menjadi lapas pertama di Indonesia yang berhasil meluncurkan buku. Diharapkan Lapas lain pun meniru terobosan positif ini,” ujarnya.

Menurutnya, pembinaan kepribadian dan kemandirian warga binaan diharapkan selalu berupaya meningkatkan derajat kehidupan warga binaan, supaya bermanfaat setelah bebas dan ada di tengah masyarakat nantinya.

“Pembinaan warga binaan di lapas selama ini berhasil. Dari sekitar 1000 orang warga binaan yang masuk lagi menjadi warga binaan (residivis) berkisar seorang saja. Pembinaan warga binaan itu tanggung jawab bersama, bukan tugas lapas saja. Untuk itu, mereka yang sudah bebas jangan sampai dikucilkan atau diperlakukan pengawasan yang berlebihan. Supaya tak menjadi residivis, sebaiknya itu dirangkul,” ujar Taufiq.

Kepala Lapas Kelas II B Kota Banjar, Muhammad Maulana, menambahkan, bersama peluncuran buku “Negeri di Atas Awan” dan Galeri Lapas Kota Banjar, dilaksanakan vaksinasi Covid 19 serta pembagian sembako dan penanaman pohon di sekitar Gunung Putri Lapas Kota Banjar.

“Pandemi ini, Lapas Kota Banjar tetap berupaya produktif dengan menghasilkan karya intelektual, berbentuk penerbitan buku dan hasil karya produk kemandirian warga binaan yang bermaanfaat,” ujarnya.

Lebih lanjut Kalapas berharap, ketersediaan galeri yang baru diresmikan berhasil menjual berbagai produk hasil karya warga binaan.

“Kami mengajak masyarakat dan seluruh stakeholder serta mitra kerja untuk beli produk di galeri Lapas Kota Banjar. Pembelian itu wujud mendukung  dan  mencintai  produk  hasil  karya  warga binaan,” harap Muhammad Maulana.

Acara ini dihadiri pejabat Forkopimda Kota Banjar. Pada kesempatan itu, Wakil Wali Kota Banjar H. Nana  Suryana,  mengapresiasi  terobosan beragam program Lapas Kota Banjar selama ini.

“Peluncuran buku itu bagian dari karya nyata gerakan literasi,” singkat H. Nana. (Mamay)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *