Scroll untuk baca artikel
BeritaHEADLINEKALIMANTANKalimantan Barat

Pupuk Bersubsidi di Ketapang Langka, Ternyata Ini Sebabnya

×

Pupuk Bersubsidi di Ketapang Langka, Ternyata Ini Sebabnya

Sebarkan artikel ini

Views: 58

KALBAR, JAPOS.CO – Peredaran Pupuk bersubsisdi di Kabupaten Ketapang Provinsi Kalbar terjadi kelangkaan. Hal tersebut dikeluhkan beberapa orang petani saat berkunjung ke Kantor Japos.co Ketapang belum lama ini.

Advertisement
scroll kebawah untuk lihat konten

Kelangkaan ini diakui oleh pihak Distanakbun Kabupaten Ketapang. “Kalau dibilang langka, ya memang langka, karena tidak diperjual belikan secara bebas. Petani yang dapat membeli pupuk bersubsisi yakni petani yang datanya sudah terinfut didalam data Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK),” pungkas Dodi Saleh, S.P. selaku Kasi Pupuk, Pestisida dan Alsintan Distanakbun Ketapang saat ditemui Japos.co (16/12) di ruang kerjanya.

Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh para petani untuk mendapatkan pupuk bersubsidi. Salah satunya adalah petani harus tergabung terlebih dahulu dengan kelompok tani yang ada di desa dan wilayahnya, mekanisme ini bertujuan agar pupuk bersubsidi dapat tersalurkan dengan baik dan tepat sasaran kepada para penerima hak.

Hingga saat ini, jumlah petani yang sudah terinfut didalam data e-RDKK baru separuh dari jumlah petani yang ada di Kabupaten Ketapang “petani di Kabupaten Ketapang yang sudah terinfut ke dalam e-RDKK hingga saat ini baru 54%” timpal Dodi kepada Japos.co saat di ruang kerjanya.

Tidak hanya mekansime dan aturan itu saja untuk medapatkan pupuk bersubsidi, nantinya untuk mendapatkan pupuk bersubsidi ini, para petani diwajibkan memiliki Kartu Tani yang terintegrasi dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK), Kartu Tani tersebut berisi mengenai kuota yang sesuai dengan kebutuhan petani.

Dari Data yang diperoleh Japos.co, di Kabupaten Ketapang terdapat tiga perusahaan yang menjadi Distributor Pupuk Bersubsidi dengan berbagai jumlah kuota dan wilayah pendistribusian, terkait kelangkaan Pupuk bersubsidi akhir-akhir ini yang dikeluhkan oleh sebagian petani, ketiga Distributor ini belum dapat dikonfrimasi. (Hardi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Views: 132 CIMAHI, JAPOS.CO – Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Perindustrian (Disdagkoperin) menggelar acara pembinaan pengelola pasar rakyat pada Jumat (17/5/2024) di Gedung Cimahi Technopark.Advertisementscroll kebawah…