Scroll untuk baca artikel
BeritaHEADLINEJAWAJawa Barat

Bersama Bupati Lumajang, Gus Ipin Bantu Dukungan Moral dan Penanganan Bencana Erupsi Semeru

×

Bersama Bupati Lumajang, Gus Ipin Bantu Dukungan Moral dan Penanganan Bencana Erupsi Semeru

Sebarkan artikel ini

Views: 73

TRENGGALEK, JAPOS.CO – Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin kunjungi Kabupaten Lumajang pada Jum’at (10/12). Kali ini, kunjungannya untuk menyerahkan sejumlah donasi sekaligus memberikan support penanganan bencana erupsi Gunung Semeru. Kejadian erupsi sendiri terjadi pada Sabtu (4/12) lalu. Yang sesuai data terakhir dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Kamis (9/12), jumlah korban jiwa di hari kelima pasca erupsi tercatat 43 orang.

Advertisement
scroll kebawah untuk lihat konten

Bupati Trenggalek bersama sejumlah staf berangkat bersama dengan Bupati Lumajang, Thoriqul Haq dari Gedung Negara Grahadi, Surabaya. Kemudian menuju Posko Media Center, Kecamatan Pasirian sekaligus meninjau lokasi terdampak di Desa Sumber Wuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.

“Hari ini kita menjenguk saudara-saudara  kita di Lumajang. Tadi pagi saya bertemu dengan Pak Bupati Lumajang, berangkat bersama sama dari Grahadi. Ada penyerahan bantuan dari beberapa provinsi (Jawa Barat, Kalimantan Tengah dan Provinsi Jawa Timur),” sebut Bupati Trenggalek.

Dirinya menambahkan, sesuai informasi yang didapat bahwa saat ini tim gabungan terus melakukan upaya pencarian dan pertolongan lanjutan di beberapa lokasi seperti Curah Kobokan, Kajar Kuning, Tambang Satuhan/Kebondeli Utara, Kampung Renteng dan Kebondeli Selatan. Selain itu, tim lainnya juga terus melakukan pembersihan dan asesmen lanjutan yang difokuskan di Kamar Kajang, Desa Sumberwuluh.

“Sampai saat ini, tim gabungan terus melakukan upaya pencarian, evakuasi, pembersihan serta asesmen lanjutan,” imbuhnya.

Trenggalek sendiri, lanjut bupati muda yang akrab disapa Gus Ipin itu, sejak kejadian bencana ikut andil dalam memberikan bantuan. Termasuk mengirimkan sejumlah relawan, bantuan keperluan para korban, donasi dan membantu mendirikan dapur umum.

“Alhamdulillah, Trenggalek sejak kejadian sudah mengirim relawan. Kemudian juga buat dapur umum juga, termasuk bantuan dan donasi. Saya ucapkan terima kasih pada seluruh masyarakat Trenggalek. Ada dari paguyuban nelayan, ada dari ASN, kelompok masyarakat. Kemudian dari kecamatan-kecamatan. Semuanya bergotong royong untuk keluarga di Lumajang,” kata Gus Ipin.

Menurut dia, kedatangannya ke Lumajang bersama tim juga sekaligus untuk memberikan suport kepada rekannya sesama Bupati serta seluruh masyarakat Lumajang. Pasalnya, Bupati Lumajang (Toriqul Haq) secara historis memang pernah punya kedekatan psikologis dengan Trenggalek.

“Selain mengirim bantuan, saya ingin mensupport Mas Thoriq (Bupati Lumajang). Karena beliau sempat masa kecil di Trenggalek, jadi seperti keluarga kita. Kita tahu bahwa beliau pasti sangat kesusahan sekali,” sambungnya.

Gus Ipin pun sempat menyampaikan pesan kepada warga Lumajang, agar lebih tabah, kuat dan bersabar dalam menghadapi musibah. Seluruh rakyat Indonesia ikut mendoakan yang terbaik. Diharapkan, ‘Speedy Recovery’ pun bisa segera cepat pulih. Pak Presiden Jokowi sudah kesini, tentu banyak pula atensi dari berbagai peran publik. Doa dan usahanya pasti untuk masyarakat Lumajang.

“Untuk masyarakat Lumajang, tetap kuat sabar. Doa-doa kita semua untuk seluruh warga. Semoga erupsinya cukup sampek di sini, swmoga tidak ada kejadian tambahan dan semua diberikan keselamatan,” pungkasnya.

Mendampingi kunjungan Bupati Trenggalek, Pj. Sekda Trenggalek, Anik Suwarni mmebenarkan pernyataan bupatinya. “Mendengar kabar Gunung Semeru erupsi, Bapak Bupati segera menyampaikan beberapa arahan guna membantu Kabupaten Lumajang dalam penanganan bencana ini. “Beberapa upaya dilakukan pasca Erupsi Semeru terjadi, diantaranya menggalang donasi dari ASN dan juga masyarakat,” ucap mantan Kabag Hukum Setda Trenggalek itu.

Kami telah, sambung Anik menambahkan, “mendidtribusikan beberapa bantuan dari masyarakat ke Lumajang. Beberapa diantaranya kebutuhan pokok, seperti beras, air mineral, mie instan, susu dan yang lainnya. Begitu juga dengan kebutuhan pendukung seperti tikar, susu, pembalut, minyak kayu putih, pampers dan yang lainnya pada kloter pertama,” terang dia.

Di kloter kedua nanti, lanjut Anik, ada bantuan dari ASN yang juga berupa kebutuhan pokok, seperti beras, mie dan kebutuhan pokok lainnya. Selain itu sehari pasca erupsi Taruna Tanggap Bencana (Tagana) Trenggalek, telah mendirikan dapur umum dan sekaligus membatu proses evakuasi warga.

“Turut membantu relawan dari  RSUD dr. Soedomo Trenggalek maupun BAZNAS dan Pramuka Kwarcab Trenggalek,” tandas Anik. (HWi)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *