Scroll untuk baca artikel
BeritaSumatera Utara

Pemkab Asahan Pura Pura Tuli, Lima Kali Aksi Aliansi Masyarakat Air Joman Tidak Ditanggapi 

×

Pemkab Asahan Pura Pura Tuli, Lima Kali Aksi Aliansi Masyarakat Air Joman Tidak Ditanggapi 

Sebarkan artikel ini

Views: 806

ASAHAN, JAPOS.CO – Masyarakat Air Joman yang mengatas namakan Aliansi Masyarakat Air Joman Kabupaten Asahan Senin 20 Mei 2024 sekitar pukul 10.00 wib dengan jumlah massa lebih kurang 100 orang melakukan aksi unjuk rasa ke kantor DPRD Asahan.

Advertisement
scroll kebawah untuk lihat konten

Dimana Kordinator Lapangan H Zulkifli Matondang dalam orasinya meminta agar Pemerintah Kabupaten Asahan dapat menjembatani permasalahan jalan yang semangkin parah ke Dinas PUPR Provinsi Sumatera Utara.

“Kami berharap kepada DPRD Kabupaten Asahan kiranya dapat menyampaikan hal ini kepada Pemerintah Kabupaten Asahan cq.Dinas PUPR Kabupaten Asahan. Kami sudah 5 kali melakukan aksi namun tidak pernah ditanggapi dan ini sudah yg ke 6 kalinya,” terangnya.

Lebih lanjut H Zulkifli memaparkan jalan yang terletak di Desa Punggulan Kecamatan Air Joman Kabupaten Asahan sudah semangkin memperihatinkan belum lagi debu juga sangat mengganggu terutama bagi kesehatan jadi tujuan kedatangan kami ke mari berharap kepada Anggota DPRD yang terhormat dapat menyahuti dan menyikapi permasalahan kami.

“Disamping itu kami sangat kecewa kepada Bupati Asahan H Surya Bsc yang sama sekali tidak merespon keluhan kami bahkan yang lebih ironisnya lagi Bupati Asahan diakhir masa jabatannya sering bepergian keluar Negeri sehingga dia tidak peduli akan daerahnya.
Apakah ini yang dikatakan seorang pemimpin,” ungkapnya.

Tomi Faisal Sitorus Pane SH beserta 3 anggota DPRD Asahan yang menerima para pengunjuk rasa mengatakan apa yang menjadi tuntutan masyarakat Air Joman atas Nama Anggota DPRD Kabupaten Asahan dan juga pribadi akan memperjuangkan tuntutan masyarakat tersebut.

“Sebelum saya menyikapinya sore ini saya akan turun melihat secara langsung kondisi jalan yang menjadi pokok permasalahan.
Dan memang seharusnya ini sudah menjadi perhatian Pemerintah dan oleh sebab saya akan terus memperjuangkan ini demikian,” ungkapnya.

Salah seorang dari pengunjuk rasa mengatakan kamu sebagai masyarakat sangat kecewa atas sikap pemerintah yang sama sekali tidak peduli atas apa yang terjadi akibat dari jalan yang semangkin hari semangkin parah mengakibatkan susah untuk dilalui serta menghambat kelancaran masyarakat untuk mengangkut hasil dari pertaniannya.(RM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Views: 119 BUKITTINGGI, JAPOS.CO – Dana anggota koperasi Saayun Salangkah Kota Bukittinggi senilai Rp 8 Milyaran mengendap dimana?.Advertisementscroll kebawah untuk lihat konten Mirisnya, beberapa anggota Koperasi Saayun Salangkah jangankan untuk…