Scroll untuk baca artikel
BeritaJawa Barat

KPU Ciamis Sebut Dua Caleg yang Terlibat Pesta Narkoba Tidak Lolos ke DPRD

×

KPU Ciamis Sebut Dua Caleg yang Terlibat Pesta Narkoba Tidak Lolos ke DPRD

Sebarkan artikel ini

Views: 1.3K

CIAMIS, JAPOS.CO – Ketua KPU Kabupaten Ciamis, Oong Ramdani kepada para awak media mengatakan bahwa telah mendengar kabar tentang dua caleg yang diciduk polisi bersama tim suksesnya saat sedang pesta narkoba.

Advertisement
scroll kebawah untuk lihat konten

Dia membenarkan bahwa kedua orang tersebut merupakan caleg dari sebuah partai tertentu di Kabupaten Ciamis. “Iya, benar kedua orang tersebut tercatat sebagai caleg partai tertentu pada Pemilu 2024 kemarin. Saya mendengar bahwa keduanya diciduk pihak kepolisian karena penyalahgunaan narkoba. Tentu saya sangat prihatin dengan kedua caleg tersebut, yang seharusnya menjadi contoh yang baik masyarakat, malah berkelakuan seperti ini. Harusnya kan mereka memberikan teladan yang baik, malah seperti ini,” ujar Oong.

Menurutnya, walau gagal menjadi anggota legislatif, tapi setidaknya kelakuan mereka dikontrol, sehingga tidak terjadi seperti yang mereka alami. Oong mengatakan bahwa keduanya tercatat sebagai calon legislatif (Caleg) DPRD Ciamis dari Dapil 5 Partai Golkar, ISN dan LU.

Keduanya diciduk anggota Satuan Narkoba Polres Ciamis, Minggu (3/3) malam, saat sedang pesta narkoba bersama 3 orang timses. “Mereka diciduk di rumah ISN di Dusun Banjarsari Desa Banjarsari Kecamatan Banjarsari Kabupaten Ciamis. Harapannya kalau memang mau menjadi caleg, harus jaga sikap, agar tidak terjerumus ke hal-hal yang merugikan diri sendiri. Terlepas dari menang atau kalah, tapi bila niatnya mau menjadi caleg, ya harus berkelakuan yang benar, kalau seperti ini semoga tidak menghambat keduanya dalam periode berikutnya,” ungkap Oong.

Klarifikasi dari pihak KPU Ciamis tersebut setelah sebelumnya, dua oknum calon anggota legislatif (Caleg) di Kabupaten Ciamis bersama 3 warga yang diduga tim suksesnya dikabarkan diamankan Satnarkoba Polres Ciamis karena kedapatan sedang nyabu.

Menurut informasi, caleg berinisial LU dan IS itu diamankan di sebuah rumah di wilayah Banjarsari, pada Minggu (3/5). Keduanya merupakan caleg dari salah satu partai, tapi gagal lolos ke DPRD Ciamis.

Kapolres Ciamis, AKBP Akmal membenarkan, Satnarkoba Polres Ciamis telah mengamankan 5 orang penyalahguna narkoba jenis sabu. Namun Akmal tidak menegaskan secara pasti 2 dari 5 orang itu adalah caleg. “Lima orang ya, soal caleg atau tidak, kita tidak melihat dari situ. Tapi kami melakukan penegakan yang bersangkutan menggunakan dan positif menggunakan sabu. Dari laporan masyarakat,” ujar Akmal, Kamis (7/3).

Akmal mengungkapkan, 5 orang yang diamankan gegara kedapatan mengkonsumsi sabu itu sekarang sudah dikirim untuk direhabilitasi. Hal tersebut berdasarkan hasil dari assessment yang telah dilakukan oleh gabungan kejaksaan dan kepolisian. “Telah dilakukan assessment, barang buktinya di bawah 1 gram. Hasilnya diputuskan bahwa mereka bukan bagian dari jaringan sehingga dilakukan rehabilitasi,” ungkap Akmal.

Akmal menjelaskan, assessment tersebut juga merupakan dari proses hukum. Hasil dari pemeriksaan, 5 orang tersebut diduga pengguna awal. “Direhab sudah tiga hari lalu. Proses waktu rehabilitasi itu tergantung seberapa parah ketergantungannya dan hasil assessment,” jelasnya.

Akmal menegaskan, akan mengembangkan kasus tersebut untuk mencari tahu asal sabu tersebut. Menurutnya tidak menutup kemungkinan ada jaringan narkoba di Ciamis. “Akan kita kembangkan, cari tahu sabu tersebut dari mana,” tegasnya.

Ikhwal motif para penyalahguna narkoba tersebut memakai sabu gegara frustasi gagal dalam Pemilu, Akmal menjawab pihaknya tidak sampai jauh ke arah itu. “Kita tidak jauh ke sana, yang pasti kita melakukan penegakan hukum terkait penyalahguna narkoba,” pungkasnya. (Mamay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *