Scroll untuk baca artikel
BANTENBerita

Pj Gubernur Banten Al Muktabar Sidak Barang dan Harga Komoditi Pangan di Pasar Induk Rau

×

Pj Gubernur Banten Al Muktabar Sidak Barang dan Harga Komoditi Pangan di Pasar Induk Rau

Sebarkan artikel ini

Views: 1.4K

BANTEN, JAPOS.CO – Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ketersediaan dan keterjangkauan harga bahan kebutuhan pokok pada bulan Ramadan 2024 di Pasar Induk Rau (PIR), Kota Serang, Rabu (13/3/2024).

Advertisement
scroll kebawah untuk lihat konten

“Tadi pagi kita mengikuti Rakor Pengendalian Inflasi, dan kita langsung turun ke lapangan. Secara nasional yang difokuskan terkait stok beras, saya langsung mengecek bersama Bulog bahwa beras SPHP tersedia dan harganya sesuai yang diterapkan dalam kemasan,” ungkapnya.

Selanjutnya untuk beras premium, kata Al Muktabar, pihaknya menuturkan ketersedian beras premium di Provinsi Banten hingga saat ini mencukupi.

“Ada 42 titik lokasi di Provinsi Banten yang menjalin kerja sama dengan Bulog untuk menyalurkan beras SPHP,” katanya.

Pada kesempatan itu, Al Muktabar juga turut memantau sejumlah komoditi lainnya, diantaranya minyak goreng, cabai, daging ayam ras, telur ayam ras hingga daging sapi yang ada di PIR Kota Serang.

“Tadi juga kita mengecek harga telur, cabai, daging sapi dan daging ayam ras. Bahkan tadi kita juga membelinya dan kita bagikan kepada masyarakat,” imbuhnya.

Selain itu, Al Muktabar menyampaikan pihaknya melakukan sidak tersebut guna menyiapkan langkah strategi kebijakan dari kondisi yang terjadi di tengah-tengah masyarakat.

“Sehingga kita dapat mengetahui kondisi seperti apa yang perlu pemerintah melakukan langkahnya, dan kita telah memiliki format kerjanya,” jelasnya.

Tidak hanya itu, Al Muktabar mengungkapkan Pemerintah Provinsi Banten telah meminta kepada PT Agrobisnis Banten Mandiri (ABM) untuk dapat segera menghubungi produsen cabai untuk dapat membantu mengirimkan pasokan cabai ke Provinsi Banten.

“Kalau dibutuhkan subsidi dari Pemprov seperti ongkos transport untuk menjaga stabilitas harga, kita sediakan khusus untuk penanganan inflasi, komoditi apapun,” pungkasnya. ( Yan/Adpim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *