Scroll untuk baca artikel
BeritaRiau

Kepsek UPT SDN 27 Danau Lancang Diduga Gunakan Ijazah Palsu

×

Kepsek UPT SDN 27 Danau Lancang Diduga Gunakan Ijazah Palsu

Sebarkan artikel ini

Views: 1.9K

KAMPAR, JAPOS.CO – Kepala UPT Sekolah Dasar Negeri 27 Danau Lancang Kecamatan Tapung Hulu Kabupaten Kampar Laila Hanum diduga gunakan ijazah sarjana palsu.

Advertisement
scroll kebawah untuk lihat konten

Informasi yang berhasil dihimpun Japos Co dari sejumlah sumber dipercaya orang tua murid sekaligus tokoh masyarakat bahkan rekan kepsek, mempertanyakan status jabatannya selaku Kepsek dan keabsahan ijazah sarjananya.

Orang tua murid sekaligus tokoh masyarakat bernisial MD dan SN mengaku meragukan status Kepsek apa Pk atau definitif serta keabsahan ijasah sarjana Kepsek.

“Tidak PJ itu ,sudah definitif tapi percobaan. Sebenarnya dia sarjana tapi palsu, ijasah sarjana bahasa Indonesianya itu dibeli,” ungkapnya.

Lagi disampaikan, menurut informasi yang dihimpun mereka ijasah milik Laila Hanum diduga  tidak sesuai tahun kelulusan dengan tahun pendaftaran.

“Tapi memakai nomor induk ijazah yang dibeli,” sebutnya.

Dilanjutkan sumber, pihaknya menduga Kepsek beli ijasah sarjana bahasa Indonesia demi pertahankan posisi jabatan Kepsek SD Negeri 27 Danau Lancang, meskipun tidak lolos cakep.

“Belum lulus dia itu cakep,” terangnya.

Bahkan, masyarakat menganggap sekolah tersebut layaknya seperti yayasan milik pribadi Kepsek. Pasalnya, selain gunakan ijazah aspal, Kepsek SDN 27 Danau Lancang Kecamatan Tapung Hulu Laila Hanum  diduga dirinya langsung mengakomodir jual buku LKS dan seragam sekolah kepada muridnya tanpa ada sosialisasi kepada orang tua murid.

Sementara dilain tempat,salah rekannya Kepsek yang namanya dirahasiakan justru menguatkan informasi status keabsahan ijasah Laila.

“Hanya tamatan SMA dia itu (Laila) makanya ijasahnya ngga berlaku dia itu beli ijasah dari universitas Medan,” ungkapnya.

Menurut rekannya dulunya Laila yang dianggap salah satu pendiri sekolah SDN 27 Danau Lancang,sekaligus diangkat jadi guru pungsional.

“Dulukan dia termasuk pendiri sekolah,siapa saja yang bisa jadi guru disitu (SDN 27 Danau Lancang), kebetulan ada program K2(tenaga honorer kategori -K2 lolos dia (Laila Hanum)jadi pegawai Negeri (PNS). Cuman karena dia lantaran hanya tamatan SMA , tentu dia jadi guru pungsional disana,” bebernya.

“Saat itu,rame ikut program K2 pada tahun 2005,” Sambungnya, (15/2/24).

Sementara , pada hari Selasa (20/2/24) kepsek SDN 27 Danau Lancang Kecamatan Tapung Hulu Kabupaten Kampar Riau, Laila Hanum tidak berhasil ditemui yang kondisi ruang kerjanya terkunci pakai gembok, sejumlah guru yang disambangi Japos Co, mengaku tidak mau tau apalagi yang berhubungan dengan sekolah dan Kepsek hingga memilih menghindar dari wartawan.

Sementara salah satu guru sempat menjawab Kepsek sedang pergi bersama anaknya (Operator) SDN 27 Danau Lancang.

“Nyupiri Ibu itu pergi, Operator (anak Laila), mungkin urusan sekolah.” jawabnya.

Namun saat Japos.co akan mengkonfirmasi dikediamannya sedang tidak ada di rumah.

Menurut masyarakat disekitar yang sempat ditanya keberadaan Laila Hanum menyampaikan pergi undangan pesta.Tapi kata masyarakat tidak mudah untuk menemui  Laila karena selalu tertutup, apalagi komite sekolah tersebut keluarga Kepsek sendiri.

“Dia(Laila) ada kedatangan tamu, jarang tamunya berhasil jumpa, walaupun  ada orangnya (Laila)di dalam rumah, apalagi tamu yang datang belum dikenal sama sekali tidak digubris,nanti datang dari dalam yang disuruh, bilang ,Ibu lagi istirahat atau bilang tidak ada, pokoknya banyak alasanlah,” terangnya sambil minta namanya dirahasiakan.

Hingga berita ini diturrunkan Kepsek SDN 27 Danau Lancang Kecamatan Tapung Hulu Kabupaten Kampar Riau, Laila Hanum belum berhasil dikonfirmasi.(dh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *