Scroll untuk baca artikel
BeritaHEADLINEKepulauan Bangka-BelitungSUMATERA

Dispar Belitung Gelar Pelatihan Community Based Tourism untuk 18 Desa dan 2 Pengelola Destinasi Wisata

×

Dispar Belitung Gelar Pelatihan Community Based Tourism untuk 18 Desa dan 2 Pengelola Destinasi Wisata

Sebarkan artikel ini

Views: 137

BELITUNG, JAPOS.CO – Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Belitung menggelar Pelatihan Pemasaran Digital berbasis Community Based Tourism (CBT),di Hotel Tulip Tanjungpandan selama tiga hari sejak 28 Oktober 2023 hingga 30 Oktober 2023.

Advertisement
scroll kebawah untuk lihat konten

Dalam kesempatan tersebut mengajak peran masyarakat sebagai pelaku aktif dalam peningkatkan pengetahuan, motivasi dan kompetensi.

Kegiatan tersebut menggunakan Dana DAK Non Fisik Dana Pelayanan Kemeparekraf T.A 2023, yang dihadiri 18 desa undangan serta 2 pengelola Distinasi Wisata, sebagai bentuk pengelolaan destinasi dan daya tarik wisata memanfaatkan teknologi, informasi dan komunikasi pemasaran periwisata dikalangan masyarakat.

Kadispar Belitung, Annyta SP MIL di wakili Sekdin Susanto SE menegaskan mereka dilatih mengembangkan dan meningkatkan sektor wisata Belitung, sebagai Wisata UNESCO Global Geopark agar dikenal oleh delegasi ASEAN.

“Kita segera berkunjung ke Kemenparekraf, mengingat salah satu maskapai penerbangan berhenti beroperasional dan beroperasi ditempat lain,” ujarnya.

Adong  Ketua Pengelola Wisata Bukit Peramun, Desa Air Selumar, Kecamatan Sijuk, menegaskan untuk memajukan sektor wisata Belitung itu tidak mudah, pergerakan wisatawan yang ada di daerah ini terbatas, dengan akses tidak mudah di tempuh untuk wisatawan.

”Kita harus berpengang dengan komitmen, berpikir dan merancang wisatawan untuk berkunjung ke Belitung semakin ramai diminati,” terangnya.

Selain itu, pentingnya sarana digital mempermudah, mempromosikan, dan menyebar luaskan potensi objek wisata Belitung di skala Nasional dan Internasional.

“Bagi rekan-rekan mengikuti pelatihan ini, mindset (pola piker- red) diubah, mulailah, memiliki motivasi serta target memajukan pembangunan wisata daerah kita khususnya di desa masing masing.” harapnya.

Salah satu peserta, Lendra akrab disapa Kacak, mendukung pelatihan ini.

“Saya mendukung, menambah ilmu pengetahuan dibidang Pemasaran Digital berbasis Community Based Tourism,” pungkasnya. (YUSTAMI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *