Scroll untuk baca artikel
BekasiBeritaBODETABEKHEADLINE

Gelar Kegiatan Literasi Sekolah, Berhasil Membangkitkan Semangat Membaca dan Stop Bullying

×

Gelar Kegiatan Literasi Sekolah, Berhasil Membangkitkan Semangat Membaca dan Stop Bullying

Sebarkan artikel ini
Kepala SMPN 1Tambun Utara bersama Anak didik

Views: 210

BEKASI, JAPOS.CO – Dalam upaya meningkatkan minat baca siswa dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman dari perilaku bullying, SMPN 1 Tambun Utara sukses menggelar kegiatan literasi yang luar biasa. Kegiatan ini memanfaatkan pohon literasi sebagai simbol utama untuk menginspirasi para siswa dan menghentikan praktek bullying.

Advertisement
scroll kebawah untuk lihat konten

Pohon literasi yang dipasang di lokasi sekolah telah menjadi pusat perhatian para siswa sejak pertama kali diresmikan. Pohon ini diisi dengan hasil karya siswa yang mencakup cerita pendek, puisi, dan ilustrasi yang mempromosikan nilai-nilai positif, persahabatan, dan kepedulian. Dengan ini, siswa diharapkan terlibat aktif dalam mengekspresikan diri mereka dan mengembangkan keterampilan menulis mereka.

Kegiatan literasi ini bukan hanya tentang mengembangkan minat baca, tetapi juga mempromosikan pesan anti-bullying yang kuat. Para siswa telah mengerahkan usaha maksimal untuk menciptakan karya-karya yang memperingatkan tentang bahaya bullying dan mendorong toleransi dan kebaikan.

“Kami sangat bangga dengan dedikasi siswa kami dalam mengambil bagian dalam kegiatan literasi ini. Mereka telah berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik di sekolah kita, di mana bullying tidak memiliki tempat,” ungkap Kepala SMPN 1 Tambun Utara Drs Wanda.

“Kegiatan ini telah mendapatkan dukungan penuh dari para guru dan staf sekolah, yang telah memberikan bimbingan kepada siswa dalam mengekspresikan ide dan pemikiran mereka melalui tulisan dan seni. Mereka juga berharap bahwa kegiatan ini akan membawa perubahan positif dalam budaya sekolah,” lanjut Wanda.

Kegiatan literasi yang sukses ini merupakan contoh nyata bagaimana sekolah dapat menggabungkan minat baca dengan pesan sosial yang penting, menciptakan lingkungan di mana setiap siswa merasa aman damai.(NAGA)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *