Scroll untuk baca artikel
BeritaHEADLINESUMATERASumatera Barat

Dharmasraya Sambut Mahasiswa dari Berbagai Negara Untuk Uji Coba Budi Daya Tanaman

×

Dharmasraya Sambut Mahasiswa dari Berbagai Negara Untuk Uji Coba Budi Daya Tanaman

Sebarkan artikel ini

Views: 99

DHARMASRAYA, JAPOS.CO – Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan diwakili oleh Sekda Dharmasraya, Adlisman menghadiri acara Pengabdian Masyarakat Internasional yang diselenggarakan oleh Universitas Andalas, Departemen Budidaya Tanaman Perkebunan Kampus III Unand Dharmasraya. Acara ini dilaksanakan di Mushola Al Ikhwan Pelayangan Nagari IV Koto Pulau Punjung, pada hari Minggu, (25/06/23).

Advertisement
scroll kebawah untuk lihat konten

Kedatangan mahasiswa Inbond dari Negara Kamboja, Vietnam, Madagaskar dan Timor Leste ini merupakan salah satu kegiatan dalam rangka Dies Natalis Fakultas Pertanian ke-69. Kegiatan ini mengusung tema Penerapan Teknologi Budidaya Aren Dengan MIkroorganisme Lokal dan Konservasi Lahan di Pinggiran Sungai Dareh Kabupaten Dharmasraya.

Sekda dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada seluruh mahasiswa Inbond dari luar Negeri ataupun dari Dalam Negeri, yakni Perguruan Tinggi se-Sumbar, Riau dan Jambi. Suatu kebanggaan dan kehormatan bagi Pemerintah Kabupaten Dharmasraya karena menerima kedatangan mahasiswa Inbond dari empat Negara yang bertandang untuk melakukan pengabdian masyarakat Internasional di ranah cati nan tigo.

“Selamat datang kami ucapkan kepada seluruh mahasiswa Inbond dari Vietnam, Kamboja, Madagaskar, Timor Leste dan mahasiswa dari Perguruan Tinggi yang berasal dari Sumbar, Riau dan Jambi. Semoga selama di Kabupaten Dharmasraya, dapat memberikan kesan yang baik, positif dan mengena di hati mahasiswa baik dari luar negeri ataupun dari luar Kabupaten Dharmasraya,” kata Sekda saat menghadiri acara Pengabdian Masyarakat Internasional.

Kegiatan Pengabdian Masyarakat Internasional ini menurut Sekda, sangatlah bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Dharmasraya pada umumnya, dan masyarakat yang berada di pinggiran aliran Sungai Batanghari.

“Semoga kegiatan ini, dapat meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan Sungai Batanghari,” harapnya lagi.

Sekda juga memberikan pesan kepada seluruh mahasiswa yang mengikuti program mahasiswa Inbond ini agar selalu fokus belajar dan menimba ilmu selama di bangku perkuliahan. Sehingga ilmu yang didapat selama di bangku perkulihaan dapat diberikan dan diaplikasikan kepada seluruh masyarakat di daerahnya masing-masing. Agar dunia pertanian dapat terus meningkat dan berkembang pesat nantinya.

Selain itu juga, dalam acara pengabdian masyarakat Internasional Budidaya Tanaman Perkebunan Kampus III Unand Dharmasraya Universitas Andalas memberikan bantuan bibit secara simbolis kepada Pemkab Dharmasraya yang diterima langsung oleh Sekda Dharmasraya. Setelah diterima, Sekda langsung menyerahkan secara simbolis kepada masyarakat, kelompok tani dan petani di sekitaran Sungai Batanghari. Dan melakukan penanaman bibit pohon aren di pinggiran Sungai Batanghari.

Penanaman pohon aren ini diperuntukkan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat Kabupaten Dharmasraya pada umumnya, dan seluruh masyarakat yang berada di pinggirian Sungai Batanghari bahwa pohon aren itu sangatlah bermanfaat. Serta memberikan pemasukan perekonomian yang lumayan tinggi jika dilakukan dengan sungguh-sungguh.

“Dengan dilakukannya penanaman bibit pohon aren ini, dimohon kepada seluruh masyarakat yang berada di sekitaran Sungai Batanghari untuk dapat menjaga dan merawat bibit pohon aren yang ditanam pada hari ini. Mari kita jaga secara bersama-sama pertumbuhan bibit pohon aren yang sudah kita tanam bersama. Semoga bibit pohon aren ini dapat memberikan pemasukan perekonomian masyarakat kedepannya selain tanaman-tanaman lainnya yang sudah ditanam oleh para petani atau masyarakat Kabupaten Dharmasraya,” himbau Sekda lagi.

Sedangkan menurut Guru Besar sekaligus Profesor Budidaya Pertanian Universitas Andalas, Aswaldi Anwar mengatakan bahwa di tepian Sungai Batanghari ada tanaman yang sangat potensial untuk dikembangkan yaitu, pohon aren. Produk turunnnya yaitu gula aren memiliki nutrisi yang sangat tinggi. Dibandingkan dengan gula merah dan gula pasir, gula aren lebih tinggi kalium, magnesium, seng, zat besi, fosfor, nitrogen, dan natrium.

“Gula pasir juga termasuk sumber makanan yang hanya tinggi kalori saja tapi gizinya minim. Berbeda dengan gula aren yang kaya akan mineral yang diperlukan tubuh. Inilah mengapa orang tua kita zaman dahulu mereka sehat-sehat dan sangat jarang kita jumpai mereka zaman dulu mengidap penyakit yang berat-berat. Seperti diabetes atau penyakit yang disebabkan oleh berlebihnya kandungan gula dalam tubuh kita,” kata Aswaldi.

Kata Aswaldi, untuk mengembangkan agar tanaman ini agar bisa berproduksi secara optimal, teknologi terkini dibutuhkan. Sejatinya, di alam, terdapat hubungan antara tanaman dan lingkungannya dan salah satunya adalah mikroorganisme. Tanaman dan mikroorganime tersebut melakukan simbios mutualisme.(kmfo/Erman Chaniago).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Views: 58 JAKARTA, JAPOS.CO – Gerombolan Pemancing Liar, yang dikenal dengan singkatan GOMPAL, mengadakan kegiatan mancing bareng (mabar) di tambak yang terletak di wilayah Bambu Kuning dekat Banjir Kanal Timur…