Scroll untuk baca artikel
BeritaHEADLINESUMATERASumatera Utara

Pulang Mengajar Motor Hilang di SMPN 11 Siantar, Korban Minta Sekolah Tanggungjawab

×

Pulang Mengajar Motor Hilang di SMPN 11 Siantar, Korban Minta Sekolah Tanggungjawab

Sebarkan artikel ini

Views: 127

PEMATANGSIANTAR, JAPOS.CO – Wisdan Ginting mahasiswa semester empat (4)Universitas murni sadar Pematangsiantar, adalah Guru Magang di SMP Negeri sebelas(11) Pematangsiantar Sumatra utara kaget bukan kepalang, kendaraan Honda Biet Bk 5308 TBI milik nya yang terparkir di tempat parkiran sekolah hilang.

Advertisement
scroll kebawah untuk lihat konten

mengetahui kendaraannya sudah tidak lagi berada di parkiran saat Mahasiswa semester empat(4) tersebut akan pulang.pada pukul 11:30 wib. Wisdan ginting ketika di konfirmasi oleh media Japos.co mengungkapkan bahwa kegadirannya bersama rekan- rekannya adalah di tugaskan untuk mengajar kurikulum merdeka.

“kami di sini ditugaskan dari pemerintah melalui Dinas pendidikan untuk mengajarkan kurikulum Merdeka di SMP Negeri 11 Bg, pas mau pulang nya, saya lihat kreta saya udah gk ada di tempat, udah berusaha saya cari di sekitar parkir gk dapat bg kreta saya, dan jelas saya minta pertanggung jawaban Dinas maupun pihak sekolah. karna bagaimana saya bisa kuliah dan mengajar kalau kendaraan sayang gk ada ucap wisdan.

Lanjut Wisdan, Kurangnya pengawan pihak sekolah akan berdampak kerugian bagi pihak sekolah maupun orang lain yang berkepentingan kesekolah ini ujar wisdan.

Harusnya pada saat proses belajar mengajar pintu gerbang sekolah di tutup, ini kan gk di tutup ya masuklah maling, ada pun cctv tapi penjaga monitor nya gk di tempat, cetus wisdan dengan nada kesal.

Selanjutnya penjaga sekolah SMP Negeri 11,Pak Lingga, ketika di konfirmasi mengatakan hilangnya kendaraan di parkiran sekolah SMP Negeri 11 siantar, sudah ke lima(5) kali kejadian. ” sudah kejadian kelima ini bg kreta hilang, kalau di lihat dari layar cctv pelaku gk masuk melalui pintu gerbang, tapi dari arah ladang itu, sambil menujuk tangannya.

Ketika di konfirmasi mengenai apakah pihak sekolah SMP Negeri 11 menyediakan jasa security(satpam), penjaga sekolah mengatakan, tidak ada satpan, hanya ada penjaga sekolah yaitu dirinya.” mana ada satpan di sini bg, cuman saya sebagai penjaga sekolah.bg tanya aja kepala sekolah cetus Lingga.

Selanjutnya ketika akan di konfirmasi kepada kepala sekolah Hilberpudan Gultom S.si selaku kepala uptd smp N 11 Siantar, penjaga sekolah mengatakan bahwa kepala sekolah sedang rapat di dinas.

Tak terima kendaraan hilang begitu saja, korban Wisdan ginting langsung membuat pengaduan ke polisi. Polsek siantar marihat yang langsung turun ke lokasi guna cek tempat kejadian perkara(TKP).kini kasus pencurian kendaraan roda dua tersebut di tangani oleh polsek siantar marihat.(Zul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bengkulu

Views: 136 MUKOMUKO,JAPOS.CO– Jelang berlangsungnya Operasi Nala di wilayah hukum Polres Mukomuko Polda Bengkulu ditandai dengan Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Nala 2024 dengan tema “Tertib Berlalulintas Demi Terwujudnya Indonesia…