Scroll untuk baca artikel
BeritaHEADLINEKepulauan Bangka-BelitungSUMATERA

Belitung Butuh Bupati Intelektual Berwawasan Kemaritiman Dan Berintegritas

×

Belitung Butuh Bupati Intelektual Berwawasan Kemaritiman Dan Berintegritas

Sebarkan artikel ini

Views: 146

BELITUNG, JAPOS.CO – Di tengah geliat pembangunan daerah di Kabupaten Belitung Provinsi Kepulauan Babel secara geografis dengan jarak tempuh tidak jauh dari ibukota Jakarta dan Singapura tampaknya membutuhkan kepemimpinan seorang Bupati yang memiliki intelektual kemampuan manajerial kapabelitas, berwawasan kemaritiman dan berintegritas untuk menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan di daerah ini.
Apalagi daerah yang menjadi penghasil timah dan pasir kwarsa ini mulai bergeser ke arah pembangunan bidang pariwisata dan ekonomi kreatif maka diperlukan industri baru untuk mendongkrak ekonomi masyarakat di daerah ini yang ratusan tahun menggali biji timah dan galian golongan C lainnya (kaolin, tanah liat, pasir bangunan), sehingga berdampak negative terhadap perusakan lingkungan akibat eksploitasi pertambangan tersebut.
“Saya kira solusi tepat Belitung ke depan membutuhkan seorang Bupati yang berwawasan kemaritiman dan Kelautan selain syarat utama intelektual dan integritas. Pulau Belitung ini merupakan daerah pesisir yang memiliki kekayaan alam perairan serta industri kelautan yang bisa mendongkrak ekonomi baru di daerah ini jika dikelola dengan serius. Sayangnya belum ada yang mampu menggarapnya,” tandas Haris Fadilah SSos MSi, warga Belitung yang bermukim di Jakarta dalam sambutannya di depan ratusan alumni SMP UPT Belitung di lokasi wisata Watiduya Desa Tanjung Tinggi, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung.
Haris yang juga seorang Praktisi senior media, politikus dan juga Ahli Dewan Pers menambahkan, sebagai daerah kepulauan selama ini Belitung sekian lama hanya fokus menggenjot hasil galian berupa pasir timah atau hasil golongan C lainnya.
Akibatnya kondisi wilayahnya sebagian sudah bnayak yang rusak karena galian penambangan, sementara masih banyak tersedia kekayaan alam laut yang berpotensi memiliki nilai ekonomis dan kualitas ekspor yang belum tereksplorasi secara besar-besaran, termasuk kemungkinan adanya pembangunan Galangan dan Pengedokan kapal yang dulu pernah ada di masa kejayaan PT Timah bisa dikembangkan  kembali termasuk potensi kelautan lainnya.
Begitu juga dengan potensi objek pariwisata pantainya negeri yang dikenal Laskar Pelangi kini sudah menjadi tujuan utama wisatawan tingkat nasional dan mancanegara berdatangan mengunjungi Pulau Belitung Belitung yang dikelilingi lautan.
“Seharusnya Belitung bisa menjadi tujuan utama wisata pantai apalagi ini sudah ditetapkan menjadi KEK Pariwisata Tanjung Kelayang. Bahkan kini penerbangan dari Singapura dan Malaysia sudah terbuka dan langsung ke Belitung kendati saat ini terhenti namun masih diupayakan untuk dibuka kembali oleh Kemenparekraf. Sehingga potensi pariwisata pantai, potensi kemaritiman menjadi solusi ke depan untuk kemajuan pembangunan pulau ini,” tegas Haris dengan nada optimis.
Namun sampai saat ini seluruh potensi kemaritiman ini belum mampu dikembangkan termasuk industry termasuk turunannya belum dikembangkan secara optimal.
Sementara pariwisata pantai di pulau ini juga belum terintegrasi dengan kekayaan laut yang semestinya bisa dikembangkan lebih baik lagi jika kemampuan Bupati-nya seorang teknokrat dan memiliki wawasan kemaritiman.
Disinggung apakah ada calon Bupati yang ikut dalam pilkada memiliki wawasan kemaritiman tersebut, dia menegaskan pasti ada dan harus siap mengubah arah pembangunan menjadi lebih baik dan maju dimas yang akan datang.
“Ini harus dikembangkan setelah menjadi program pariwisata nasional, Belitung harus menjadi tujuan wisata dan termuat dari berbagai agen-agen traveling yang berada didalam dan luar negeri serta membuka hubungan penerbangan langsung dari luar negeri ke Belitung,” katanya.
Kini banyak wisatawan lokal dan luar negeri mulai berdatangan, bahkan prasarana hotel serta kuliner khas daeah ikut berkembang, sehingga potensi tinggal mengubah masyarakatnya mainsed pariwisata dan terjamin rasa aman dengan membut berbagai atraksi budaya/kearifan lokal yang menjadi ikon bagi kekayaan dari kearifan lokal daerah.
Haris Fadilah meminta alumni SMP UPT Belitung yang kini banyak tersebar di berbagai daerah dan juga yang ada di Belitung untuk ikut peduli dalam melestarikan lingkungan. Sebagai kaum terpelajar mari kita jaga lingkungan kita. Jangan sampai pulau ini terus menerus dirobek dengan kegiatan ilegal penambangan.
Haris juga berharap potensi perekonomian masyarakat pesisir nelayan di lokasi wisata harus dikembangkan. Para nelayan diberikan ketrampilan agar bisa mengembangkan komoditas laut yang bisa dijual di sentra wisata pantai, dengan demikian  para nelayan ikut memajukan pariwisata pantai yang ada.
“Jadi proporsi masyarakat harus ikut dipacu dalam meningkatkan sektor kelautan dan kemaritiman. Untuk jangka panjang mengarah kepada industri besar dan modern. Saya melihat kondisi ini belum berubah. Wajah Belitung sebagai Destinasi Wisata di mata dunia bisa merosot akibat perusakan lingkungan dan hilangnya mata pencaharian para nelayan dengan kerugian ekonomi yang sangat besar dalam jangka panjang akibat rusaknya biota laut itu.
Untuk itu kita berharap calon pemimpin/Bupati untuk memimpin daerah ini kedepan, sebaiknya memiliki  kemapuan intelektual, kredebilitas, kapabelitas, integritas dan memiliki visi/misi berwawasan kelautan dan kemaritiman. Sehingga lambat laun paska penambangan beralih ke industry Pariwisara. (Yustami)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Views: 47 JAKARTA, JAPOS.CO – Gerombolan Pemancing Liar, yang dikenal dengan singkatan GOMPAL, mengadakan kegiatan mancing bareng (mabar) di tambak yang terletak di wilayah Bambu Kuning dekat Banjir Kanal Timur…