Scroll untuk baca artikel
BeritaHEADLINEJAWAJawa Barat

5 Langkah Mudah Cegah DBD

×

5 Langkah Mudah Cegah DBD

Sebarkan artikel ini

Views: 98

CIAMIS, JAPOS.CO – Dalam kurun waktu bulan Januari sampai April 2023, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ciamis mencatat ada 88 Kasus demam berdarah dengue (DBD). Angka ini mengalami penurunan dari tahun lalu Berdasarkan data setiap bulannya. “Jelas DBD ini menjadi perhatian kami, meski tidak mudah dalam menangani kasus DBD tapi terlihat ada penurunan kasus,” ujar Kepala Dinkes Kabupaten Ciamis, dr. H. Yoyo, MM.Kes didampingi Kabid P2P Dinkes Ciamis Edis, Selasa (9/5).

Advertisement
scroll kebawah untuk lihat konten

Menurutnya, bidang P2P Dinkes Ciamis pun terus berkoordinasi dengan seluruh puskesmas dalam pelaporan dan penanganan kasus DBD setiap kecamatan. “Dari 88 kasus ini tidak ada pasien yang meninggal dunia. Jumlahnya pun mengalami penurunan dari periode yang sama pada tahun lalu. Setiap bulan kita lakukan pendataan dan pelaporan jumlah kasus DBD. Jadi bisa terpantau warga yang terjangkit DBD,” ujar dr. Yoyo.

Adapun rincian jumlah kasus DBD Ciamis setiap bulannya. Januari ada 20 kasus, Februari 21 kasus, Maret 21 kasus dan April 26 kasus. Berdasarkan jenis kelamin laki-laki 42 kasus, perempuan 46 kasus dan nol kasus meninggal dunia.

Berdasarkan golongan umur warga yang terkena DBD, usia 1 tahun 2 kasus, 1-4 tahun 3 kasus, 5-14 tahun, 28 kasus, 15-44 tahun, 33 kasus dan usia 44 tahun, 22 kasus. “Dengan data ini maka kami bisa melakukan penanganan kasus DBD di wilayah yang merupakan daerah endemik. Wilayah yang masih mendominasi pada wilayah padat penduduk seperti Kecamatan Ciamis,” terangnya.

Dalam upaya pencegahan DBD, pihaknya pun terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan sangat penting untuk mencegah DBD. “Dalam menangani DBD ini tentunya perlu upaya bersama. Baik pemerintah maupun masyarakat. Sehingga setiap bulan jumlah warga yang terjangkit DBD pun semakin berkurang. Terus meningkatkan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) pada setiap lingkungannya,” jelasnya.

Langkah Mudah Cegah Demam Berdarah

Kadinkes Ciamis mengungkapkan, bahwa DBD (Demam Berdarah Dengue), atau yang lebih dikenal dengan demam berdarah, disebabkan oleh virus dengue yang dibawa oleh nyamuk Aedes aegypti. Untuk mencegah demam berdarah, biasanya dilakukan penyemprotan atau fogging untuk mencegah jentik-jentik nyamuk Aedes aegypti berkembang biak. “Namun, pencegahan juga tetap harus masyarakat lakukan sendiri di rumah, “ ungkap dr. Yoyo.

Ada 5 cara mudah yang bisa dilakukan masyarakat untuk mencegah demam berdarah, kata dr. Yoyo, diantaranya bersihkan bak mandi Anda seminggu sekali karena air merupakan tempat berkembang biak nyamuk Aedes aegypti . Nyamuk betina bertelur pada dinding bak yang terisi air, larva nyamuk kemudian akan mendapat makanan dari mikroorganisme yang hidup di sekitarnya. Selama masa ini, larva nyamuk akan melepaskan kulit pelindung mereka dan berkembang biak hingga mencapai tahap terakhir. Ketika larva nyamuk sudah cukup kuat, selanjutnya larva akan berubah menjadi pupa. Pada tahap pupa, tidak dibutuhkan makanan. Pupa hanya akan mengalami perubahan bentuk hingga akhirnya menjadi nyamuk biasa yang siap terbang. Keseluruhan siklus ini berlangsung 8 – 10 hari dalam suhu ruang.

Perhatikan perabotan rumah tangga yang menampung air seperti baskom berisi air, vas bunga, ember, dan wadah lain yang dapat menampung air berpotensi menjadi tempat nyamuk bersarang. Rajin-rajinlah membersihkan tempat-tempat tersebut setidaknya dua kali seminggu untuk mengurangi risiko munculnya nyamuk pembawa demam berdarah.

Gunakan kasa nyamuk yang berfungsi untuk mencegah masuknya nyamuk dari luar rumah yang bisa  dipasang pada pintu dan jendela. Kemudian jangan menumpuk atau menggantung baju terlalu lama. “Sesekali perhatikanlah gantungan baju Anda di balik pintu. Baju kotor yang menumpuk dapat menjadi tempat favorit untuk dihinggapi nyamuk. Memang tumpukan baju kotor bukan tempat nyamuk berkembang biak, tetapi merupakan tempat favorit nyamuk hinggap. Hal ini dikarenakan nyamuk menyukai aroma tubuh manusia. Jika Anda memang harus menyimpan kembali baju yang telah dipakai, letakkan baju pada tempat yang bersih dan tertutup, “ ungkapnya.

Terakhir, tandas dr. Yoyo, gunakan lotion anti nyamuk atau kelambu. Penggunaan lotion anti nyamuk terutama pada bagian tubuh yang tidak tertutup oleh pakaian. “Anda tetap harus melindungi diri dari gigitan nyamuk ketika sedang tidur karena nyamuk demam berdarah aktif pada malam hari hingga menjelang subuh. Selain menggunakan lotion anti nyamuk, menggunakan kelambu saat tidur juga dapat membantu menghindari gigitan nyamuk dan mencegah demam berdarah, “ tandasnya. (Mamay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Views: 109 JAKARTA, JAPOS.CO – Gerombolan Pemancing Liar, yang dikenal dengan singkatan GOMPAL, mengadakan kegiatan mancing bareng (mabar) di tambak yang terletak di wilayah Bambu Kuning dekat Banjir Kanal Timur…