Scroll untuk baca artikel
BeritaHEADLINESUMATERASumatera Utara

Pelaksanaan Bumnag Hancur, Camat dan Pangulu Bungkam

×

Pelaksanaan Bumnag Hancur, Camat dan Pangulu Bungkam

Sebarkan artikel ini

Views: 168

SIMALUNGUN  JAPOS.CO – Bumnag merupakan lembaga usaha desa yang dikelola oleh masyarakat dan pemerintah Nagori dalam upaya memperkuat perekonomian Nagori, dibentuk berdasarkan kebutuhan masyarakat dan potensi Nagori tersebut.

Advertisement
scroll kebawah untuk lihat konten

Saat Bupati Simalungun berkunjung ke Kecamatan Bosar Maligas (01/02/2023)lalu, Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga mengajak perangkat kecamatan dan nagori/kelurahan di Simalungun bekerja dengan sepenuh hati terkait pengelolaan Badan Usaha Milik Nagori ( Bumnag ) yang turut dihadiri para Pangulu dan Forkopimcam di Bosar Maligas.

Menurut Bupati,“Didalam sebuah perencanaan itu harus sudah ada rancangan anggaran dan sudah harus ada prediksi output dan Input nya kepada masyarakat,” ucap beliau saat itu juga.

Namun hal itu tidak di terapkan oleh pihak pengelola Bumnag yang ada di dusun III Nagori Baliju kecamatan Tanah Jawa. Dana yang bersumber dari Anggaran Dana Desa di kelola untuk pengadaan berupa pemandian (Bumnag Balayam) sampai saat ini tidak berfungsi, malah bangunan pemandian tersebut hancur. Keadaan ini di ketahui tim media saat meninjau langsung ke lapangan, Selasa (11/04/2023).

Menurut warga setempat bermarga Sirait di saat di temui tim media saat itu menyatakan,” Pembangunan pemandian ini sudah lama di kerjakan oleh Bumnag Balayam akan tetapi sampai saat ini tidak jadi-jadi, malah tembok penahan airnya pun runtuh, itu di karenakan tidak memakai pondasi yang kokoh, hanya nempel di batu dasar saja pak,” Sebut warga bermarga Sirait itu ke tim media (11/04/2023).

“Bumnag Balayam di Nagori Baliju dudun III ketahui bapak Samsul Bahri Nasution sebagai ketua, bapak Sinaga sebagai bendahara dan sekretaris nya bapak Pirman,” terang bu Risma Sinaga ke tim media, Rabu (03/05/2023).

Untuk itu tim media hendak meminta keterangan dari pihak pangulu yakni Riduan Sinaga, namun sepertinya beliau enggan di konfirmasi sampai saat ini, begitu juga halnya dengan pak Samosir selaku camat Tanah Jawa. Di chat WhatsApp tak di balas, di telpon juga tak di angkat ( Rabu 03/05/2023) . Sepertinya mereka kompak untuk bungkam.(R.S)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *