Scroll untuk baca artikel
BeritaHEADLINESUMATERASumatera Barat

Selama Idul Fitri Pedagang Bebas Mengais Rezki di Beberapa Titik Pasar

×

Selama Idul Fitri Pedagang Bebas Mengais Rezki di Beberapa Titik Pasar

Sebarkan artikel ini

Views: 147

BUKITTINGGI, JAPOS.CO –  Walikota Bukittinggi Erman Safar SH menyampaikan selama musim libur hari raya idul fitri 1444 hijriah, pihaknya memberikan kebebasan warga masyarakat mengais rezeki disejumlah obyek wisata yang ada di kota Bukittinggi.

Advertisement
scroll kebawah untuk lihat konten

Bahkan Walikota Erman himbau manfaatkan kesempatan disaat pengunjung ramai menikmati keindahan panorama alam kota Bukittinggi. Kami memberikan kebebasan seluas-luasnya agar masyarakat memanfaatkan momen Idul Fitri 1444 Hijrah .

“Pengunjung atau pelancong yang berkunjung disejumlah lokasi obyek wisata, juga membutuhkan pedagang musiman,” ujar Erman melalui pesan whatsapp, Jumat (28/4).

“Warga saya butuh kehidupan memenuhi ekonomi rumah tangga, membiayai anak-anak mereka menempuh pendidikan diberbagai- jenjang pendidikan dan pemenuhan kebutuhan lainya. Pada moment libur idulfitri itulah kesempatan emas mereka mencari uang. Jadi kenapa harus dibatasi ruang gerak mereka”, tukas Walikota Bukittinggi Erman Safar.

Pada bagian lain keteranganya, Erman Safar, tidak menampik akan terjadi serakan dan tumbukan sampah disejumlah lokasi.

“Jangan hiraukan serakan dan tumpukan sampah-sampah petugas, ingat Wako
Kebersihan Pemko Bukittinggi, jauh hari sudah memprediksi akan terjadi, namun mereka sudah lebih awal melakukan antisipasi.

“Kumpul angkat dan angkut, Bukittinggi kembali bersih”, ujar Erman

Menurutnya, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat  perlu kekuatan besar.

Meski Erman Safar, tidak merinci kekuatan besar yang ia maksud. Namun realita disejumlah lokasi obyek wisata, ekonomi masyarakat terus bergerak. dengan signifikan transaksi ekonomi warga bergerak setiap detik.

Menurut sejumlah pihak, kalau ada warga kota Bukittinggi miskin. Kemiskinan terjadi karena mereka pemalas, dan tidak memiliki semangat untuk hidup. Pada moment hari libur apapun yang mereka jual pasti laris manis, kendati “tabu” yang mereka potong dan dikemas dalam kantong plastik pasti laku terjual.

Menghadapi ledakan kunjungan wisata dihari libur Idulfitri 1444 Hijriah. Satuan Polisi Pamongpraja (Satpol PP) menurunkan pasukan kurang 200 personil.

“Kami menerjunkan 200 anggota yang ditempatkan disejumlah titik lokasi,” tutup Kasatpol PP Efriadi.(Yet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Views: 56 JAKARTA, JAPOS.CO – Gerombolan Pemancing Liar, yang dikenal dengan singkatan GOMPAL, mengadakan kegiatan mancing bareng (mabar) di tambak yang terletak di wilayah Bambu Kuning dekat Banjir Kanal Timur…