Scroll untuk baca artikel
BengkuluBeritaHEADLINESUMATERA

Mendekati Lebaran Harga Buah Sawit Makin Menukik

×

Mendekati Lebaran Harga Buah Sawit Makin Menukik

Sebarkan artikel ini

Views: 140

MUKOMUKO, JAPOS.CO – Semakin mendekati lebaran Harga Tandan Buah Segar (TBS) di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu tingkat pabrik semakin menunjukan angka penurunan harga beli. Turunnya pun cukup besar antara Rp 60 hingga Rp 150 per kg. Ada di beberapa perusahan kelapa sawit yang sudah menunjukan penurunan harga sawit di daerah itu seperti berikut ini.

Advertisement
scroll kebawah untuk lihat konten

Di PT SAPTA, 2.130,PT KSM Rp 1.890, PT MMIL Rp   1.920, PT SSS Rp 1.900, PT. SAP Rp 1.780.  PT KAS Rp 1.900, PT DDP Rp  1.970, PT USM  Rp 1.950, PT BMK Rp 1.940, PT GSS Rp 1.970 dan PT MPRA  Rp 2.200 per kg.

“Senin 17 April 2023 harga buah sawit turun,” terang Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, M Rizon.

<span;>Menurutnya, turunnya harga buah sawit yang di beli pabrik kelapa sawit (PKS) tidak hanya di kabupaten Mukomuko tapi di seluruh daerah khususnya yang ada PKS yang membeli buah sawit petani pekebun. “Turunnya harga beli tbs di pabrik-pabrik di daerah ini bervariasi hingga menurunkan harga mencapai Rp 150 per kg. Dan tidak hanya di Kabupaten Mukomuko di semua daerah juga pembelian buah sawit turun,” bebernya.

Adapun penyebab turun harga  salahsatunya dipengaruhi dengan harga CPO di pasar dunia. Jika harga di pasaran tersebut turun, harga beli buah sawit turun dan sebaliknya.

“Kita ketahui harga pasaran CPO periode April 2023 ini menurun hampir 1,5 persen dari harga periode akhir Maret 2023 lalu. Sehingga mempengaruhi harga pembelian buah sawit di beli pabrik kelapa sawit,” demikian Rizon.

Petani sawit Ery mengatakan harga beli pedagang pengepul atau tauke menurunkan harga beli. Ini dengan alasan harga di tingkat pabrik menurunkan harga beli.

“Kebun sawit tidak jauh dari jalan di beli Rp 1.800, sedangkan petani yang jauh mengangkut hasil panen  harga lebih murah. Ini dikarenakan ada tambahan cost angkut yang harus di bayarkan,”singkatnya.(JPR) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *