Scroll untuk baca artikel
BANTENBeritaHEADLINEPandeglang

Diduga Janggal, Penyaluran BLT DD di Desa Lebak-Munjul TA 2022 Perlu di Evaluasi

×

Diduga Janggal, Penyaluran BLT DD di Desa Lebak-Munjul TA 2022 Perlu di Evaluasi

Sebarkan artikel ini

Views: 165

PANDEGLANG, JAPOS.CO – Diduga ada kejanggalan Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa ( BLT – DD ) Tahun Anggaran 2022 di Desa Lebak kecamatan Munjul perlu di Evaluasi, pasalnya para Keluarga Penerima Manfaat ( KPM) selaku penerimaan Bantuan tidak tepat sasaran dan ada beberapa yang di alihkan karena alasan yang tidak jelas dan mengacu pada Aturan, bukan hanya itu saja disinyalir ada dugaan hak para KPM BLT DD yang diduga digelapkan.

Advertisement
scroll kebawah untuk lihat konten

Hal tersebut disampaikan oleh Memed warga masyarakat kecamatan munjul sekaligus selaku pemerhati kebijakan pemerintah kepada Japos.co melalui pesan suara.

Memed mengaku sudah kroscek ke beberapa KPM yang menjadi korban kebijakan Pemerintah Desa Lebak, diantarnya di tahun 2022 KPM yang ada di kampung lewipanjang dan kampung lebak/Cikakok hanya mendapatkan 1 kali dalam setahun setelah itu dialihkan oleh pihak Desa dengan berbagai macam alasan.

“Saya sudah kroscek ke beberapa KPM mereka mengaku hanya mendapatkan 1 kali ada juga yang mendapatkan 3 kali dalam setahun di kampung lewi panjang dan kampung Lebak/Cikakok karena dialihkan oleh Pendamping dan pihak Desa Lebak dengan berbagai macam alasan yang menurut saya tidak mengacu pada aturan,” paparnya.

Menyikapi permasalahan tersebut, Nawawi selaku Ketua umum LSM PeMaKi Provinsi Banten akan menelusuri adanya kejanggalan pada penyaluran BLT DD di desa lebak dan apabila benar adanya akan segera melayangkan surat Pengaduan ke pihak Inspektorat Pandeglang dan aparat penegak hukum agar supaya bisa di tindak lebih jauh.

“Kita akan segera turunkan tim untuk menelusuri permasalahan ini, dan apabila terbukti adanya dugaaan pelanggaran kita tindak lebih lanjut dengan melayangkan Surat Laporan pengaduan ke pihak inspektorat ataupun Aparat Penegak hukum agar bisa ditindak lebih lanjut,” tegas Nawawi. (Yan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *