Scroll untuk baca artikel
BeritaDKIHEADLINEJakarta Selatan

Vacum Selama Pandemi, Aiko Chan Rilis Lagu Religi Terbaru

×

Vacum Selama Pandemi, Aiko Chan Rilis Lagu Religi Terbaru

Sebarkan artikel ini

Views: 159

JAKARTA, JAPOS.CO – Vacum selama Pandemi, Penyanyi Aiko Chan membawa warna lain dalam menampilkan single beraliran Religi. Ia memberi sentuhan religi lewat perilisan terbarunya berjudul “Terimakasih Ya Allah”.

Advertisement
scroll kebawah untuk lihat konten

Single baru yang berjudul terimakasih ya allah cipt Aliyudin dirilis pada rabu 5 April 2023.

Lagu “Terimakasih Ya Allah” yang di rilis di Cannel Youtube “Aiko Chan Official” dan di rilis di berbagai Digital Platfrom yaitu Apple Music, Sporify, Youtube Music, Tiktok, Musicblastiindonesia dan music lainnya.

Lagu tersebut merupakan curahan hati nya di bulan suci Ramadhan ini yang selalu mengucap syukur kepada Allah Swt.

Sejalan dengan hal itu, ia kemudian merangkum segala rasa dan keluh kesahnya selama Pandemi Covid-19 ke dalam single “Terimakasih Ya Allah”. Meski bersubstansi religi.

Selain itu juga sebelum nya aiko chan juga pernah merilis lagu Berjudul “Sama-sama Enak” yang juga di ciptakan oleh Aliyudin, ” Pengadilan Cinta”, Harus Bagaimana” dan “Tukang Bohong yang di Ciptakan oleh Papa Uzi.

Dalam music video terlihat Aiko Chan sendiri yang menjadi model untuk video klip lagu terbaru nya itu.

Single ini mengambil kisah nyata dari perjalanan hidup yang dijalani sendiri oleh Aiko Chan, semasa Pandemi Covid-19”

Salah satu single religi dengan judul “TERIMA KASIH YA ALLAH” yg diciptakan oleh Aliyudin dan dinyanyikan oleh Aiko Chan merupakan bentuk rasa bersyukur terhadap ALLAH SWT karna di bulan ramadhan kali ini kita bisa kembali beribadah setelah beberapa tahun terkena Pandemi akibat virus CORONA.

Lagu berjudul ” Terimakasih Ya Allah ” ini terinspirasi dari kisah saya selaku Penyanyi. Pada saat Pandemi selama dua tahun vacum tak ada kegiatan manggung,” ujar Aiko Chan kepada awak media.

Lebih lanjut, Aiko Chan mengakui itu jadi bagian dari proses hidup yang harus kita lalui, namun tak membuat lupa akan hakikat hidup. Kendati dalam posisi serba sulit karena protokol kesehatan saat itu sangat ketat, ia merasa Tuhan juga tak meninggalkannya.

“Namun seperti apapun kondisi yang kita lalui saat itu, kita tetap bersyukur karena dia (Allah SWT) selalu ada untuk kita dan memberikan kita kesehatan sampai hari ini,” tuturnya.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Views: 109 JAKARTA, JAPOS.CO – Gerombolan Pemancing Liar, yang dikenal dengan singkatan GOMPAL, mengadakan kegiatan mancing bareng (mabar) di tambak yang terletak di wilayah Bambu Kuning dekat Banjir Kanal Timur…