Scroll untuk baca artikel
BeritaHEADLINESUMATERASumatera Barat

Pacu Kuda Walikota – Bupati Cup Berlangsung di Galanggang Bukik Ambacang

×

Pacu Kuda Walikota – Bupati Cup Berlangsung di Galanggang Bukik Ambacang

Sebarkan artikel ini

Views: 137

BUKITTINGGI, JAPOS.CO – Pacu Kuda merupakan alek Nagari, Bukittinggi Sumatra Barat, pesta budaya alek Nagari setiap tahun tetap dilaksanakan, karena momen Pacu Kuda sangat diminati masyarakat, mulai dari kalangan muda dan tua, Pacu yang digelar di Galanggang GADUIK merupakan lokasi yang memiliki dua daerah Kabupaten Agam dan Kota Bukittinggi.

Advertisement
scroll kebawah untuk lihat konten

Open Race Pacu Kuda Wali Kota – Bupati Cup 2023 dibuka Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah didampingi Bupati Agam Andri Warman dan Walikota Bukittinggi Erman Safar.

Dimulainya kegiatan dengan Tiupan terompet tanda Gong peresmian di mulai pukul 10.00 WIB di Galanggang Bukik Ambacang nagari Gadut, gelanggang berada pada dua batas wilayah Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam – Sumatera Barat.

Ketua pelaksana Yulhendra mengatakan Perlombaan dibuka dengan pacuan darap bugi (pacu bendi) kategori 4 kelas pacuan.

“Balapan dilanjutkan dengan pacuan tradisional hingga kelas profesional dengan total 14 kelas pacuan,” katanya.

Sebanyak 67 ekor kuda datang dari seluruh daerah di Sumatera Barat dan Riau, Jawa Barat siap di arena pacuan.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) kelas ll A Bukittinggi  Marten,Bc. IP, SH mengatakan dalam kegiatan Alek nagari khususnya di daerah Gadut, menunjukkan dampak positif bagi perekonomian masyarakat dapat meningkat.

“Kedepannya pemerintah baik Kota Bukittinggi maupun kabupaten Agam dapat meningkatkan volume kegiatan yang berhubungan langsung dengan ekonomi kemasyarakatan,” ulas Marten yang merupakan putra asli daerah Gadut Kabupaten Agam.

Niem (53) salah seorang pedagang minuman di gelanggang , bersyukur dagangan laris manis.
“Mudah-mudahan acara Pacu Kuda sering diadakan oleh pemerintah,” sebut ibu paruh baya tiga anak.

Untuk diketahui arena merupakan gelanggang pacuan kuda tertua di Sumatera Barat. Salah satu peninggalannya adalah club’ pacu kuda Bukittinggi yang sudah ada sejak tahun 1889. (Yet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *