Scroll untuk baca artikel
BeritaHEADLINEJambiSUMATERA

Terminal Rp 15 Milyar Milik Pemkot Jambi Susah Air, Pedagang Resah

×

Terminal Rp 15 Milyar Milik Pemkot Jambi Susah Air, Pedagang Resah

Sebarkan artikel ini

Views: 97

JAMBI, JAPOS.CO – Sulitnya memperoleh air bersih untuk keperluan sehari-hari masih menjadi keluhan para pedagang di Terminal Rawa Sari, Kota Jambi.

Advertisement
scroll kebawah untuk lihat konten

Marbun, seorang pria pedagang paruh baya mengungkapkan hanya terdapat 1 toilet umum, dari sanalah seluruh pedagang mengambil air untuk menunjang keperluan sehari-hari. Padahal pengakuan pedagang disana, mereka dipungut biaya sewa tempat senilai Rp 3 Juta per tahunnya.

“Kalau disini air itu susah pak, kami ngambil air ya dari toilet itu,” katanya sembari menunjuk WC umum belakang gedung Terminal Rawa Sari, belum lama ini dan sekarang WC umum tersebut sudah ditutup kemana lagi pedagang untuk mencari Air untuk keperluan kami para pedang yang dalam terminal ini.

Sementara itu, Kasi Penataan Bangunan dan Lingkungan Dinas PUPR Kota Jambi, Zamzami ketika disinggung soal masalah air bersih di Terminal Rawa Sari beberapa waktu lalu, mengatakan jika Dinas PUPR Kota Jambi sudah mengurus masalah air di Terminal tersebut.

Menurutnya semua fasilitas sudah ada seiring dengan tuntasnya proyek pekerjaan Revitalisasi Terminal bernilai 15 Miliiar Rupiah itu pada pertengahan 2022 lalu.

“Terkait air bersih, kami pasang kemaren. Termasuk itu IPAL, meteran PDAM itu kami pasang. Air bersih itu ada, kalau pedagang bilang tidak ada air silahkan kordinasi dengan pengelola (Dishub Kota Jambi),” katanya Zamzami, 14 Februari lalu.

Terkait hal tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Kota Jambi Saleh Rido, selaku pihak pengelola terminal hanya menyampaikan pernyataan normatif.

Rido mengatakan jika pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Jambi dan PDAM Tirta Mayang soal keluhan para pedagang itu.

“Kita sudah berkoordinasi dengan Dinas PUPR Kota untuk masalah air itu, karna memang airnya PDAM itu tidak bisa naik, tidak  kuat dia. Kedepan mungkin kita siapkan tedmon lah untuk kebutuhan air para pedagang,” kata Saleh Rido, Rabu 22 Februari 2023.

Saleh pun belum bisa memastikan, kapan persoalan air bersih para pedagang di Terminal Rawa Sari selesai.

“Ya kita doakan lah, semoga bisa cepat teratasi,” ujarnya.

Dengan semua persoalannya, kini para pedagang pun masih terus berharap agar persoalan air di Terminal Rawa Sari itu segera dibenahi oleh pihak-pihak terkait guna kelancaran berusaha.(Rizal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *