Scroll untuk baca artikel
BeritaHEADLINEJAWAJawa Barat

DPRD Ciamis dan Pemkab Ciamis Genjot PAD dari Sektor Parkir Berlangganan

×

DPRD Ciamis dan Pemkab Ciamis Genjot PAD dari Sektor Parkir Berlangganan

Sebarkan artikel ini

Views: 81

CIAMIS, JAPOS.CO – Parkir berlangganan di Kabupaten Ciamis, akan segera diberlakukan, usai launching yang akan dilaksanakan Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis.

Advertisement
scroll kebawah untuk lihat konten

Plt Kadishub Ciamis, Ahmad Yani mengatakan, pihaknya akan door to door ke setiap Desa dan Kecamatan, untuk melakukan sosialisasi. Sekaligus menarik retribusi bagi masyarakat yang ingin mengikuti program parkir berlangganan. “Nanti Dishub akan turun ke masyarakat untuk memberikan sosialisasi. Masyarakat pun bisa langsung membayar retribusi parkir berlangganan di wilayahnya masing-masing, ke petugas Dishub saat sosialisasi,” ujar Ahmad Yani, Senin (13/2).

Menurutnya, sementara ini pihaknya menargetkan retribusi dari parkir berlangganan sebesar Rp 2,3 miliar per tahun. Nilai tersebut jauh dari target retribusi parkir saat masih konvensional (reguler), yang hanya Rp 750 juta per tahun. “Tentunya parkir berlangganan ini membuat PAD meningkat. Kita berharap, target tersebut tercapai dengan bantuan semua pihak,” ujarnya.

Ahmad Yani menjelaskan, program parkir berlangganan di Ciamis, diberlakukan sesuai Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Ciamis nomor 7 tahun 2020, tentang perubahan kedua atas peraturan daerah Kabupaten Ciamis nomor 13 tahun 2011, tentang retribusi pelayanan parkir di tepi jalan umum. Kemudian untuk pelaksanaan teknisnya, diatur oleh Peraturan Bupati (Perbup) Ciamis Nomor 55 Tahun 2022, tentang petunjuk pelaksanaan pelayanan parkir berlangganan di tepi jalan umum. “Jadi kita harap, masyarakat Ciamis khususnya bisa mengikuti program parkir berlangganan ini. Karena parkir berlangganan menguntungkan masyarakat, hanya bayar sekali dalam satu tahun,” jelasnya.

Adapun retribusi parkir berlangganan, untuk roda 2 sebesar Rp 20 ribu/tahun, kendaraan roda 4 sebesar Rp 40 ribu/tahun dan bus atau truk sebesar  Rp 60 ribu/tahun. “Bagi yang tidak mengikuti parkir berlangganan, tetap akan ditarik retribusinya dengan karcis reguler. Untuk membedakan kendaraan yang sudah membayar parkir berlangganan, pihaknya akan memberikan stiker yang ditempel di kendaraan tersebut, “ tukasnya.

Sementara itu Ketua Bapemperda DPRD Ciamis, H Oih Burhanudin, mengaku lega akhirnya Ciamis bisa menerapkan parkir berlangganan. Menurutnya, DPRD mendorong parkir berlangganan sejak tahun 2020. Dimulai dengan membuat Perda soal parkir berlangganan. “Dengan parkir berlangganan ini, selain PAD meningkat tajam, masyarakat juga diuntungkan karena dalam satu tahun cukup membayar parkir beberapa puluh ribu saja,” ujarnya.

Berbeda dengan parkir konvensional (reguler). Terkadang masyarakat pergi ke pasar, harus sampai 3 kali bayar parkir, akibat berpindah-pindah lokasi parkir. “Parkir berlangganan di Ciamis ini merupakan salah satu upaya bersama DPRD dan pemerintah daerah untuk meningkatkan PAD dan juga meringankan beban masyarakat,” pungkasnya. (Mamay)

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Views: 56 JAKARTA, JAPOS.CO – Persatuan Wartawan Indonesia Provinsi DKI Jakarta (PWI Jaya) kembali membuat gebrakan dengan menggelar Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) secara inhouse. Kegiatan tersebut dilaksanakan Rabu (24/7/2024)…

Berita

Views: 105 TANJUNGBALAI, JAPOS.CO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tanjungbalai melaksanakan Rapat Koordinasi Pelayanan Penyusunan Daftar Pemilih di Lokasi Khusus pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Walikota dan Wakil Walikota…