Scroll untuk baca artikel
BeritaHEADLINESUMATERASumatera Barat

Pentingnya Lomba Panitahan Untuk Lestarikan Adat Minang  

×

Pentingnya Lomba Panitahan Untuk Lestarikan Adat Minang  

Sebarkan artikel ini

Views: 82

BUKITTINGGI, JAPOS.CO – Untuk lestarikan adat istiadat Minangkabau, Pemko Bukittinggi melaksanakan lomba Panitahan dan masak rendang  di Balai Adat Kelurahan Parit Antang, Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh (ABTB), Selasa (13/12/2022).

Advertisement
scroll kebawah untuk lihat konten

Minangkabau kaya adat istiadatnya, salah satu  Panitahan. Panitahan merupakan salah satu acara seremonial dalam adat Minangkabau agar tidak terlupakan digenerasi penerus, terutama di Kota Bukittinggi.

Panitahan artinya musyawarah, diskusi antara dua pihak,  pihak tamu dan pihak tuan rumah. Panitahan terdiri  kalimat-kalimat yang telah tersusun rapi dan dilahirkan dalam bentuk tutur kata yang diwariskan dalam suatu kaum adat tertentu, dan biasanya disampaikan pada acara makan bersama yang menghadirkan Ninik Mamak dari kedua pihak, yaitu pihak tamu dan pihak tuan rumah.

Walikota Bukittinggi Erman Safar sangat mengapresiasi dan antusias dengan adanya acara ini, diharapkan anak kamanakan (anak dan keponakan) kita mengetahui dan dekat dengan adat istiadat dan budaya.

Minangkabau serta cara berpakaian.

Kegiatan ini langkah nyata dari Pemko Bukittinggi untuk melestarikan adat istiadat di Ranah Minang, terutama di Kota Bukittinggi, dan juga acara ini sangat didukung oleh Ninik.

Mamak dan masyarakat Kota Bukittinggi,” Saya mengharapkan seluruh masyarakat Kota Bukittinggi ikut memeriahkan Hari Jadi Kota Bukittinggi yang ke 238 ,, kita akan merayakan dengan event PEDATI (Pesta Budaya dan Seni Pameran Dagang dan Industri) tahun 2022.

“Kita mengundang masyarakat Sumatera Barat, masyarakat Indonesia, dan mancanegara untuk datang ke Kota Bukittinggi pada saat acara tersebut,” ajaknya.

Camat Aur Birugo Tigo Baleh, Hastin Atas Asih , peserta lomba panitahan dan masak rendang diikuti  masyarakat  di 9 Kelurahan  Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh, Ninik Mamak, masyarakat, Pemuda Pancasila, dan Lurah  Kecamatan Aur Birugo Tiga Baleh.

Di bulan Desember 2022  Kota Bukittinggi memeriahkan Hari Ulang Tahun dengan mengadakan event Pedati.

Karena beliau sangat perhatian terhadap event budaya yang akan mengangkat perekonomian masyarakat Kota Bukittinggi.

Event PEDATI 11 tahun  mati suri .  sekarang  bangkit   tahun 2022,  dilaksanakan.  (Yet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *