Scroll untuk baca artikel
BeritaHEADLINERiauSUMATERA

Natal Raya Hari Kedua GBICC RY 11, Pemulihan Keluarga-Keluarga

×

Natal Raya Hari Kedua GBICC RY 11, Pemulihan Keluarga-Keluarga

Sebarkan artikel ini

Views: 185

PEKANBARU, JAPOS.CO – Perayaan Natal Raya hari kedua keluarga besar Gereja BICC Rayon 11 Jl. Tuanku Tambusai, Pekanbaru yang bertemakan “Tuhan Turun Mengubah Hidupmu” digelar pada hari Kamis (1/12/2022) dimulai pukul 18.30 Wib. Umat yang hadir membludak memenuhi gedung Gereja BICC.

Advertisement
scroll kebawah untuk lihat konten

Masih dengan pembicara di hari pertama yakni Pdt. Ronny Mandang yang merupakan Ketua Aras Nasional PGLII (Persekutuan Gereja-gereja & Lembaga Injili Indonesia).

Dalam khotbahnya kali ini, Pdt. Ronny Mandang membagikan ayat Firman Tuhan yang dikutip dari Matius 1:18-25. Pdt. Ronny mengatakan Tuhan turun ke dunia untuk mengubah hidup kita, bukan hanya menyelamatkan pribadi-pribadi, namun juga akan menyelamatkan perkawinan serta memulihkan setiap keluarga-keluarga.

“Yusuf, yang saat itu masih bertunangan dengan Maria, nyaris menceraikannya. Untuk menjaga martabat dan kehormatan Maria, ia berniat melakukannya secara diam-diam. Alasannya pun sangat serius, Maria mengandung anak yang bukan dari benihnya. Menurut adat istiadat Israel, istri yang berzina boleh diceraikan dengan diberi surat cerai. Namun, Yusuf tidak melakukannya. Ia mempertimbangkan, apakah keputusan itu sesuai dengan kehendak Allah atau tidak?

Tuhan pun menjawab pergumulan Yusuf melalui malaikat-Nya yang berkata dalam mimpinya bahwa benih yang dikandung Maria adalah dari Roh Kudus. Anak itulah yang nantinya akan menyelamatkan dunia dari dosa. Akhirnya, Yusuf memutuskan untuk menghormati kehendak Allah. Ia pun menjaga kekudusan berkeluarga dengan tidak mencemari istrinya sampai Anak itu lahir,” sebut Pdt Ronny.

Dikatakannya, Tuhan selalu berada di tengah keluarga yang mengasihi-Nya. Ciri keluarga demikian adalah mereka akan menjaga nilai kekudusan. Ketika persoalan muncul, setiap anggota keluarga tidak akan gegabah dalam mengambil keputusan. Sebaliknya, pertimbangan yang matang dan doa menjadi jalan untuk mencapai solusi dari persoalan yang sedang dihadapi. Inilah kunci menjadi keluarga yang kudus di hadapan Allah, mau mengikuti kehendak Tuhan.

Pimpinan/Gembala GBICC Rayon 11 Ps. Ricky Nelson Tampubolon M.th juga berpesan bahwa Allah menggunakan lembaga perkawinan untuk menyatakan rancanganNya yang baik bagi masa depan manusia.

“Peristiwa Natal sebagaimana yang dirancang Allah adalah peristiwa kemanusiaan yang berisi ketaatan, kekudusan dan kerendahan hati agar Juruselamat yang dinantikan itu hadir dalam kehidupan manusia. Allah menggunakan lembaga perkawinan untuk menyatakan rancanganNya yang baik bagi masa depan manusia. Allah terlibat dalam rencana dan pergumulan terdalam manusia dan memberikan jalan keluar sehingga kebahagiaan hidup menjadi bagian yang integral dalam hidup orang beriman,” kata Ps.Ricky.

“Tiada hadiah terbesar dan terindah bagi dunia selain kehadiran Yesus Kristus, karena Dia datang untuk menyelamatkan manusia dari dosa. Kata  ‘Imanuel’  yang berarti Allah menyertai kita adalah janji Tuhan bagi orang yang percaya, dan penyertaanNya atas kita bukan hanya pada waktu-waktu tertentu, tapi di sepanjang musim hidup kita, bahkan Ia akan menyertai kita sampai kepada akhir zaman. Oleh karena itu jangan pernah merasa sendiri dalam menghadapi pergumulan hidup ini,” tutup Gembala GBICC ini.(AH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Views: 70 SERANG, JAPOS.CO – Pemerintahan Kabupaten Pandeglang menerima Penghargaan Paritrana 2023 sebagai Pemerintahan Daerah pelopor perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja rentan desa untuk tingkat Provinsi Banten. Selain itu,…