Scroll untuk baca artikel
BANTENBeritaHEADLINEPandeglang

Atasi Stunting, Satgas Provinsi : Desa Harus Buat Dapur Sehat

×

Atasi Stunting, Satgas Provinsi : Desa Harus Buat Dapur Sehat

Sebarkan artikel ini

Views: 48

PANDEGLANG, JAPOS.CO – Dalam mengatasi Stunting membutuhkan peran semua pihak, untuk itu, satuan tugas (Satgas) Stunting Provinsi Banten Ifan Novriyanto meminta agar semua desa memiliki dapur sehat atasi stunting.

Advertisement
scroll kebawah untuk lihat konten

“Kita harapkan desa memiliki Dapur sehat atasi stunting, sehingga bisa rutin memberikan makanan siap saji yang bergizi bagi anak dan keluarga beresiko Stunting,” kata Ifan, Selasa (29/11/2022).

Untuk itu, kata dia, diharapkan semua pihak terlibat agar, sehingga pencegahan dan penurunan Stunting bisa dilakukan.

“Seperti yang di lakukan di Kecamatan Pulosari itu bagus, dengan melibatkan masyarakat ASN dan muspikanya dengan bergotong royong,” tuturnya.

Selain itu, Ifan berharap, agar bupati Kabuapten Pandeglang Irna Narulita juga lebih fokus dalam percepatan penurunan Stunting. Soalnya, prilaku dan tingkat ekonomi masyarakat masih rendah atau miskin.

“Sebenarnya peran bupati juga sangat besar, kita juga berharap bupati juga lebih fokus dalam penurunan Stunting,” ucapnya.

Sementara itu, usai upacara hari Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) yang ke – 51, Stakeholder kecamatan Pulosari yang tergabung dalam Gerakan Pembangunan Masyarakat (Gerbang Mas) Pulosari berikan Paket Bantuan Paket Suplemen atasi Stunting Anak Bugar Jasmani Unggul Sempurna (Pasopati Arjuna) serta bantuan dua Unit kompor gas untuk kampung KB Desa Kaduhejo dan desa Sukarja.

Gimas Rahadyan Camat Pulosari mengatakan, untuk bantuan Pasopati Arjuna itu diberikan kepada masyarakat Pulosari untuk membantu asupan gizi yang baik bagi keluarga yang memiliki anak stunting dan bantuan dua Unit kompor gas untuk kegiatan dapur sehat atasi stunting.

“Pemberian paket untuk 10 orang anak di kecamatan Pulosari serta serah terima kompor gas untuk dua kampung KB di Desa Kaduhejo dan Desa Sukaraja, satu kompor gas itu dari Dinas pengendalian penduduk keluarga berencana pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak (DP2KBP3A) Pandeglang dan satu lagi kompor gas dari rereongan gerbang mas pulosari, dan paket stunting dari rereongan gerbang mas pulosari,” kata Gimas Rahadyan Camat Pulosari.(Yan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *