Scroll untuk baca artikel
BeritaHEADLINERiauSUMATERA

Apel Kesiapsiagaan Penanganan Bencana Alam Prov.Riau Tahun 2022

×

Apel Kesiapsiagaan Penanganan Bencana Alam Prov.Riau Tahun 2022

Sebarkan artikel ini

Views: 55

PEKANBARU, JAPOS.CO – Memasuki pergantian musim untuk mengantisipasi bencana alam, jajaran gabungan dari TNI/POLRI  mengikuti apel kesiapsiagaan penanggulangan bencana alam, bertempat di halaman Kantor Gubernur Riau Jl.Jendral Sudirman, Selasa (22/11/2022).

Advertisement
scroll kebawah untuk lihat konten

Apel dihadiri oleh Gubernur Riau Syamsuar, Kapolda Riau Irjen Pol M. Iqbal, Danrem, Danlanud, Danlanal dan  Kejaksaan Tinggi Riau.

Dalam sambutannya, Gubernur Riau menyampaikan perlunya kesiapsiagaan untuk menghindari bencana alam terutama menjelang akhir tahun 2022.

“Saat ini BMKG sudah memberikan peringatan kepada semua Daerah bahwa kemungkinan kita akan dihadapkan dengan banjir, berhadapan dengan musim penghujan dengan intensitas yang tinggi. Oleh karena itulah diperlukan kesiapsiagaan. Apalagi sebentar lagi Saudara-saudara kita yang beragama Nasrani akan merayakan Hari Natal dan Tahun Baru tentunya suasana ini perlu kita melakukan kesiapsiagaan untuk menghindari bencana banjir, longsor dan sebagainya,” ungkapnya.

“Kita tahu, beberapa hari Saudara-saudara kita di daerah dilanda banjir termasuk banjir Rob. Untuk itulah hari ini kita melakukan apel kesiapsiagaan, agar kita dapat mempersiapkan diri jika terjadi bencana kita sudah siap,” lanjutnya.

Kita juga mendengar bahwa kemarin telah terjadi gempa bumi di Cianjur yang banyak memakan korban jiwa. Untuk itu kita semua, Forkopimda serta masyarakat Riau menyampaikan turut berduka cita atas berpulangnya ke Rahmatullah saudara-saudara kita yang menjadi korban gempa di Cianjur sebanyak 160 orang dan ada ratusan orang luka-luka yang masih dirawat di Rumah Sakit. Kita doakan agar Almarhum diberikan tempat yang terbaik dan kepada keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

Gubri  juga menghimbau agar semua masyarakat yang di daerah-daerah rawan bencana hendaknya siap sedia dan sekiranya pun terjadi bencana, segera menghubungi Pemerintah setempat yakni Kepala Desa, Lurah ataupun Bhabinkamtibmas, Babinsa yang ada di semua desa.

Sementara itu Kapolda Riau menyebutkan perlunya dilakukan upaya secara Preemtif dan Preventif dalam mewaspadai bencana alam, TNI/POLRI juga sudah mempersiapkan skenario untuk menghadapi hal terburuk.

Apel Siaga ini ada 4 ribu lebih personel gabungan TNI/POLRI, prinsipnya  Pemerintah Provinsi Kabupaten Kota di backup sepenuhnya oleh TNI/Polri dalam hal ini Korem, Lanud, Lanal dan Polda Riau sudah harus action dan menyiapkan semua mesin-mesin, semua satuannya untuk melakukan 2 hal yakni pertama Preemtif dan Preventif. Kita tahu bahwa pencegahan itu penting, seperti drainase, sampah dan lain sebagainya harus betul-betul bersih, sehingga potensi banjir atau longsor bisa diminimalisir.

Pihak-pihak terkait dapat memberikan berbagai informasi kepada warga, khususnya yang berada di kawasan rawan bencana sehingga masyarakat akan memahami hal apa saja yang harus dilakukan, apabila sewaktu-waktu terjadi bencana.

Himbauan-himbauan melalui Babinsa, Babinkamtibmas, Kepala Desa dan lain-lain sudah bergerak semua. TNI/POLRI juga sudah menyiapkan beberapa scenario, bahkan skenario terburuk pun di Kabupaten Kota masing-masing. Ini sudah menjadi agenda kami  dan ada beberapa Kabupaten Kota yang sudah melakukan apel ini, dan sudah kami perintahkan dan setelah ini wajib hukumnya seluruh Kabupaten Kota bergandengan tangan untuk melaksanakan persiapan apel kesiapan dan melakukan konsolidasi untuk melaksanakan Preemtif dan Preventif straight, juga upaya-upayanya.

“Kalaupun hal terburuk terjadi, kita sudah tahu strategi apa yang harus dilakukan, kapan harus dilakukan, rumah sakit rujukan, siapa yang  bertanggung jawab,” ungkap Irjen Iqbal.

“Saat ini untuk Kabupaten Kota yang rawan banjir baru Rohul dan Rohil, kalau Dumai hanya Rob, tapi Alhamdulillah sampai hari ini belum bisa dikatakan rawan. Mapping kita dari tahun ke tahun 3 Kabupaten kota ini yang kita waspadai. Untuk Inhil,  Kampar juga tetap kita waspadai. Intinya, kita tetap over estimate, tidak mau under estimate. Provinsi Riau harus siap dengan segala kondisi apapun dan situasi apapun,” paparnya.

Kapolda mengatakan tidak ada salahnya berkorban demi kepentingan masyarakat, dan harus lebih berhati-hati dalam mengantisipasi segala situasi. Ia juga mengatakan Polda Riau dan Jajaran sudah mengumpulkan beberapa bantuan dan akan dikumpulkan di Mabes Polri untuk membantu korban gempa di Cianjur. (AH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *