Scroll untuk baca artikel
BeritaHEADLINERiauSUMATERA

Toilet SMPN 2 Tapung Hulu Kabupaten Kampar Jorok

×

Toilet SMPN 2 Tapung Hulu Kabupaten Kampar Jorok

Sebarkan artikel ini

Views: 192

KAMPAR, JAPOS.CO – Masih ada sarana prasarana fasilitas pendidikan yang kondisinya sangat memprihatikan, seperti halnya toilet SMPN 2 Tapung Hulu Kabupaten Kampar yang jorok.

Advertisement
scroll kebawah untuk lihat konten

Dari hasil pantauan, empat kamar WC tampak dihuni sampah bekas jajan serta bak air. Selain itu, kamar WC juga tidak dilengkapi dengan pintu alias rusak.

Menurut keterangan siswa dan salah satu guru berinisial SI , WC tersebut sudah lama tidak difungsikan.

“Iya, kalau yang itu pintunya lagi rusak,” terangnya yang mengaku guru baru, Sabtu(19/11/22)

Hal senada diungkapkan siswa yang tidak mau namanya disebut.”Sudah lama tidak dipakai, ngga ada pintunya,” jawab siswa kelas 8.

Menurut mereka, adapun WC yang mereka gunakan adalah WC khusus untuk kelas 8, itupun airnya kadang ada kadang tidak ada.

Milihat kondisi tersebut, Bagaimana kinerja Kepsek? Pasalnya, selain kondisi WC sangat memprihatikan, gedung sekolah tampak kusam diduga tidak pernah ada perawatan sarana prasarana sebagaimana disebutkan didalam juknis BOS.

Selain itu, Kepsek tersebut terkesan belum mengakui serta tidak menghormati lambang Negara yang sekarang yakni wakil presiden RI yang ke 13. Pasalnya, dibeberapa ruangan kelas Poto wakil Presiden RI yang ke 12 masih terpampang berdampingan dengan Presiden RI Ir H Joko Widodo.

Bahkan, diruangan kelas foto wakil Presiden yang ke 13 yakni Prof Dr (HC) KH Ma’ruf Amin, sama sekali tidak ada terpampang.

Dengan kejadian tersebut, kehadiran Kepsek selaku pimpinan di UPT SMPN 2 Tapung Hulu diduga kerjanya hanya masuk kantor, keluar kantor langsung pulang, selama menjabat disekolah tersebut.

Diketahui, kepsek UPT SMPN 2 Tapung Hulu dipimpin oleh Syamsul Erman sejak dirinya dilantik bersama 571 kepsek lainnya oleh Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto pada tanggal (24/3/22) secara offline dan virtual.

Menanggapi hal tersebut, Komite Parlindungan Nainggolan menyatakan dirinya baru ini tahu terkait kondisi WC SMPN 2 Tapung Hulu  tidak dapat difungsikan.

Kata dia, sejauh ini pihaknya (Komite) belum pernah ada komunikasi dengan pihak sekolah (kepsek), terkait kondisi WC tidak dapat difungsikan.

Bahkan, diungkapkan dia semenjak Kepsek diganti yang baru, pihaknya belum pernah diundang rapat komite baik itu saat penerimaan siswa baru tahun ajaran 2022-2023.

Sementara saat dikonfirmasi Kepsek UPT SMPN 2 Tapung Hulu, Syamsul Erman belum bisa dhubungi. (DAVID)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Views: 122 BUKITTINGGI, JAPOS.CO – Dana anggota koperasi Saayun Salangkah Kota Bukittinggi senilai Rp 8 Milyaran mengendap dimana?.Advertisementscroll kebawah untuk lihat konten Mirisnya, beberapa anggota Koperasi Saayun Salangkah jangankan untuk…