Scroll untuk baca artikel
BeritaHEADLINESUMATERASumatera Utara

Setiap Kali Hujan, Jalan di Tiga Dusun Berubah Menjadi Lumpur dan Ancam Kelangsungan Pendidikan

×

Setiap Kali Hujan, Jalan di Tiga Dusun Berubah Menjadi Lumpur dan Ancam Kelangsungan Pendidikan

Sebarkan artikel ini

Views: 68

ASAHAN, JAPOS.CO – Jalan yang menghubungkan antara Dusun satu dengan dusun lainnya di desa panca Arga kecamatan rawang Arga kabupaten Asahan sumatra Utara, kondisinya memprihatinkan. Masyarakat kerap kesulitan melintas karena kondisi jalan yang penuh kubangan lumpur dan licin.

Advertisement
scroll kebawah untuk lihat konten

“Medannya licin masyarakat dengan susah payah melewatinya. Setiap hari kami masyarakat melewati jalan ini untuk menjual hasil pertanian dan membeli kebutuhan lainnya, selain itu anak sekolah lewati jalan ini juga setiap hari,” kata salah satu warga Dusun 7 adi, disela mengantarkan cucunya ke sekolah, saat dihubungi japos.co.

Masyarakat tak punya pilihan lain. Jalur tersebut tetap digunakan meski harus penuh perjuangan karena merupakan akses satu-satunya menuju desa terdekat lainnya.

Ia berharap ada perhatian pemerintah agar akses jalan di desanya tersebut bisa dibenahi sehingga tidak mengganggu aktifitas masyarakat.

“Harapan kami selaku masyarakat, memohon kepada pemerintah supaya jalanan kami bisa dibenahi dan yang paling penting agar anak-anak sekolah tidak lagi sering terlambat, hanya karena kondisi jalan rusak,” tutupnya.

Menanggapi keluhan warga tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang(PUTRI) Kabupaten Asahan agus jaka putra ginting, SH MH di dampingi kabid jalan dan jembatan, Harus Rambe, SH, memohon maaf kepada warga, namun permasalahan perbaikan jalan yang rusak parah dan berlumpur tersebut, akan menjadi perhatian dan prioritas bagi kami di tahun depan.

Kami dari dinas PUTRI kabupaten Asahan akan mengusahakan tentang permasalahan jalan yang rusak tersebut yang berada di dusun 7,8 dan 9,menjadi agenda pembahasan di tahun depan, karna pekerjaan tersebut tetap menggunakan sumber anggaran dari dana APBD, kabupaten Asahan. Sembari memohon agar warga masyarakat di tiga dusun, dusun 7,8 dan 9 bersabar. (RIKKOT MANIK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *