PS Sabuk Putih Siapkan Atlit Ikut Pasanggiri

BANDUNG, JAPOS.CO – Perguruan Silat (PS) Sabuk Putih siapkan atlit – atlit pencak silat untuk diikut sertakan dalam Pasanggiri Jawara Munggaran ke-2 se Bandung Raya.

Demikian dikatakan Ketua Umum PS Sabuk Putih, Iwan Suganda kepada Japos.co (13/6), di tempat latihan, dikawasan Sukajadi Bandung.

Dikatakan Iwan antusiasme anggota perguruan sangat tinggi untuk mengikuti event tersebut.

“Alhamdulillah anak-anak antusias untuk mengikuti event tersebut. Apalagi orang tua mereka sangat mendukung dan semua semangat. Mudah mudahan kita bisa mengukir prestasi,” papar Iwan yang saat diwawancarai didampingi, Ketua PS Sabuk Putih Cabang Sukajadi, Dea.

Lebih jauh dikatakan Iwan, pencak silat adalah salah satu olahraga seni beladiri warisan asli bangsa Indonesia. Kita, lanjutnya, berkewajiban untuk melestarikannya dengan cara mengembangkannya kepada generasi penerus kita.

“Dalam seni beladiri pencak silat selain beladiri juga ada unsur seni musik perkusinya yaitu kendang dan toleat (terompet tradisional Sunda),” tuturnya.

Dilanjutkan Iwan, dalam Ibing pencak itu pertama ada unsur kekayaan gerak (wiraga) yaitu kekayaan gerak atau jurus-jurus yang dimiliki oleh seorang pesilat selama belajar di perguruannya.

” Wiraga akan membuat penampilannya menjadi tidak monoton atau membosankan apabila tampil di atas pentas terutama dalam pertandingan seni pencak silat,” ujarnya.

Selain itu, ujarnya lagi, ada unsur irama (wirahma) atau musik. Unsur inilah yang membedakan aspek seni dengan aspek yang lain dalam pencak silat. Kendang Pencak adalah merupakan sejenis alat musik tradisional yang biasa dipakai mengiringi Ibing pesilat. Daerah yang masih mempergunakan peralatan tradisional ini di antaranya, daerah Bogor, Sukabumi, Bandung, Cianjur, Garut, dan banyak lagi daerah lainnya di Jawa Barat,” pungkasnya. @lf

 

 162 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.