Scroll untuk baca artikel
BeritaHEADLINEJAWAJawa Tengah

Walikota Aaf Berharap UKK Imigrasi Pekalongan dapat Naik Kelas Jadi Kantor Imigrasi

×

Walikota Aaf Berharap UKK Imigrasi Pekalongan dapat Naik Kelas Jadi Kantor Imigrasi

Sebarkan artikel ini
walikota Pekalongan Afzan Arslan Junaid (kiri),menyerahkan Mobil OPS diwakili kepala Kantor Imigrasi Non TPI Kelas 1 Pemalang

Views: 81

PEKALONGAN, JAPOS.CO – Sarana prasarana untuk menunjang kegiatan Kantor Unit Kerja Keimigrasian (UKK) wilayah kota Pekalongan semakin komplit.

Advertisement
scroll kebawah untuk lihat konten

Seiring walikota Pekalongan Afzan Arslan Junaid memberikan mobil Operasional guna untuk meningkatkan pelayanan kantor tersebut.

Bantuan mobil operasional di serahkan kepada Kepala Kantor Imigrasi Non TPI Kelas I Pemalang, Ervin Gumilang. Bantuan tersebut  diharapkan mampu meningkatkan kinerja UKK Kota Pekalongan.Penyerahan dilaksanakan seusai apel pagi di halaman Setda Kota Pekalongan, Senin (14/2/2022).

Wali Kota Pekalongan Afzan Arslan Junaid mengatakan bahwa bantuan mobil dari Pemkot Pekalongan tersebut untuk menunjang kinerja UKK yang berada di Kota Pekalongan.

“Alhamdulillah masyarakat Kota Pekalongan sekarang mengurus paspor tidak perlu ke luar kota lagi, karena Kota Pekalongan sekarang sudah ada UKK,” ungkap Aaf

Lanjut Walikota, UKK Pekalongan sudah memiliki sarana prasarana yang memadai sehingga pelayanan masyarakat bisa berjalan dengan baik dan lancar.

“UKK Pekalongan sudah memiliki fasilitas dan peralatan yang sudah layak. Mudah-mudahan kedepan juga bisa menjadi kantor imigrasi bukan unit kerja keimigrasian lagi,” harapnya.

Sementara Ervin Gumilang Kepala Kantor Imigrasi Non TPI Kelas 1 Pemalang mengungkapkan bahwa UKK di Kota Pekalongan berkomitmet meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Ini adalah komitmen kami sebagai instansi vertikal maupun dari pemerintah kota untuk meningkatkan diri dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Kota Pekalongan,” terangnya.

Ervin menjelaskan bahwa pelayanan permohonan paspor di Kota Pekalongan berkisar antara 20-25 pelayanan setiap harinya.

“Memang angka ini menurun karena adanya pandemi covid. Kami juga melakukan pembatasan dengan mengurangi jumlah permohonan 25-50 persen di kota Pekalongan ini,” pungkasnya.

Ditambahkan Kepala DPMP-TSP Kota Pekalongan Beno Heritriono usai penyerahan mobil tersebut bahwa seiring di kota Pekalongan adanya peningkatan kasus Covid-19 khusus nya varion Umicro masyarakat diminta untuk tetap menjaga prokes.

“Kami selalu monitor terkait perkembangan kasus Covid varian Omicron.Pelayanan UUK Imgrasi tetap buka seperti biasa jam oprasional pukul  7.30-16.00 WIB namun pembatasan tetap ada seperti masyarakat biar tidak saling berjubel,Tetap pakai masker dan kami juga trus menginformasikan  kepada masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan,” ungkapnya.(sofi).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *