Scroll untuk baca artikel
BeritaBODETABEKDepok

Kang Emil Letakan Batu Pertama Pembangunan Underpass Dewi Sartika di Kota Depok

×

Kang Emil Letakan Batu Pertama Pembangunan Underpass Dewi Sartika di Kota Depok

Sebarkan artikel ini

Views: 73

DEPOK, JAPOS.CO – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil atau Kang Emil secara simbolis meletakan batu pertama pembangunan simpang tanpa bidang (underpass) Jalan Dewi Sartika, Depok. Pembangunan Underpass tersebut ditargetkan selesai pada Desember 2022.

Advertisement
scroll kebawah untuk lihat konten

“Pembangunan Underpass ini ditargetkan selesai Desember 2022. Namun, jika pekerjaannya dilakukan lebih cepat, akan lebih bagus. Dikerjakan dua shift siang dan malam,” ujar Ridwan Kamil dalam acara Groundbreaking Pembangunan Underpass Dewi Sartika, Senin (14/02/2022).

Menurut Kang Emil, dirinya memberi apresiasi jika dilakukan percepatan pembangunan. Artinya, pembangunan selesai sebelum tenggat waktu yang disepakati.

“Tentu pembangunan dilakukan dengan menggunakan cara tidak normal. Kami akan lebih mengapresiasi,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (BMPR) Provinsi Jawa Barat, Bambang Tirtoyuliono menjelaskan bahwa pembangunan underpass ini menghabiskan dana Rp297,6 miliar. Dengan harapan underpass ini dapat mengurai kemacetan yang disebabkan antrean kereta api.

“Kami berharap underpass ini dapat mengurai kemacetan yang setiap hari terjadi,  yang disebabkan antrian kereta api,” tutur Bambang.

Pembangunan underpass Jalan Dewi Sartika rencananya akan dibangun sepanjang 470 meter dengan dua jalur untuk satu arah.

Di lokasi yang sama, Wakil Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Metro Depok, Kompol David P Purba, mengatakan, pihaknya melakukan penutupan sementara arus lalu lintas di Jalan Dewi Sartika.Penutupan jalan  dilaksanakan selama satu jam. Terhitung sejak pukul 09.00 WIB. Setelahnya, jalan Dewi Sartika akan dibuka kembali.

Adapun, yang dari Jalan Dewi Sartika akan diarahkan ke Jalan Baru sejajar rel kereta. Sementara yang dari arah Jalan Kartini tidak dilakukan penutupan.(Joko Warihnyo) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *