Scroll untuk baca artikel
BeritaHEADLINESUMATERASumatera Barat

Alumni Kecewa, Pembangunan Mushalla SMPN 1 Tilkam Amburadul 

×

Alumni Kecewa, Pembangunan Mushalla SMPN 1 Tilkam Amburadul 

Sebarkan artikel ini

Views: 50

BUKITTINGGI, JAPOS.CO – Alumni SMP Negeri 1 Tilatang Kamang (Pakan Kamih), Kabupaten Agam Sumatera Barat  kecewa atas pembangunan Mushalla yang dibangun di sekolah merupakan dana Alumni. Namun tidak sesuai dengan perencanaan awal, hal tersebut disampaikan para alumni di Sekretariat PWI, Sabtu (29/1/2022).

Advertisement
scroll kebawah untuk lihat konten

“Lebih parah lagi sikap kepala sekolah yang sesukanya pembangunan Mushalla, diubah total dari awal perencanaan yang sudah dibuat oleh Alumni, Ir Yennel  yang seharian bergelut di Kementriaan PU di Jakarta,” terang Basa salah satu Alumni.

Perubahan yang dilakukan kepala Sekolah Fakhrizal. Lokasi pembangunan Mushalla sesukanya. Tanpa mengindahkan guiden (master plan).

“Panitia dibentuk sesuai selera kepala sekolah dan dibuat SK panitia oleh kepala sekolah, sementara dana digalang  full dari  alumni,” ujar alumni mengkritisi sikap kepala sekolah yang arogan.

Ketika dana sudah terhimpun dari alumni, lalu mereka diabaikan dan tidak diajak lagi untuk bermufakat dan musyawarah dalam pelaksanaan pembangunan. Hanya beberapa orang Alumni yang mereka ikutkan.

Alumni SMP Negeri 1 Pakan Kamih merasa kelompoknya sudah terkoyak. Ulah sikap Kepala Sekolah yang terkesan egois dalam bertindak.

“Mestinya sebagai kepala sekolah hanya sebagai penerima manfaat dari pembangunan Mushalla. Bukan larut dalam situasi yang sudah kisruh  terjadi pada saat sekarang” ulas Basa didampingi rekan se-alumni  Roni dan dua orang lainnya mempertanyakan sikap Fakhrizal.

Ir Yennel S Suzia, MSC., arsitek dan Sience lingkungan, berkomentar tidak ada pro dan kontra.

“Sebagai arsitek Master Plan, hanya desain berubah bentuk tidak pada posisi semula. Mestinya dikordinasikan dengan perencanaan awal dan sekarang,” ungkap Yennel melalui telepon pada wartawan, Minggu (30/1)

Tanggapan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Agam Isra, MPd yang ia tahu kisruh Pembangunan Mushalla SMP Negeri 1, Tilakang Kamang, Koto Tangah Agam.

“Masalah lokasi tidak cocok, sehingga tidak sesuai dengan rancangan awal. Padahal sudah ada alumni yang merancang dari awal,” jelas Isra saat dihubungi ponselnya, Sabtu (29/1/2022).

Sementara Ketua Umum Alumni Martias Wanto ia enggan menanggapi kisruh yang terjadi. Namun keberadaan Martias Wanto, Sekdako Bukittinggi, beliau hanya pengurus alumni yang ikut secara spontanitas.

“Masalah pengurus panitia pembangunan Mushalla yang dibentuk oleh sekolah lebih baik pada kepala sekolah ditanya,” jawab Martias Wanto.

Konfirmasi dengan Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Tilatang Kamis, Sabtu 29/1, Fakhrizal saat dihubungi melalui telepon genggamnya mengaku sedang berada di Padang, sedang makan. Namun, setelah beberapa jam kemudian wartawan mencari tahu keberadaan Fakhrizal ternyata dianya bohong. Saat ditelepon wartawan, Fakhrizal berada di sekolah. (Yet).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *