Scroll untuk baca artikel
BeritaDepokDKIJakarta Pusat

Ketum PPP Minta Kader Lebih Siap Hadapi Pemilu 2024

×

Ketum PPP Minta Kader Lebih Siap Hadapi Pemilu 2024

Sebarkan artikel ini

Views: 87

JAKARTA, JAPOS.CO – Hari lahir (Harlah) ke-49 Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang jatuh pada Rabu (5/1) menjadi momentum partai pimpinan Suharso Monoarfa untuk mulai memanaskan mesin partai jelang pemilihan umum 2024.

Advertisement
scroll kebawah untuk lihat konten

Dalam acara Tasyakuran dan Do’a Bersama Harlah PPP ke-49, dihadiri para petinggi PPP diantaranya KH Ahmad Bahauddin Nursalim sebagai penceramah, Sekjen PPP Arwani Thomafi, Wakil Ketua Umum PPP Zainut Tauhid Sa’adi, Wakil Ketua Umum PPP Ermalena, Wakil Ketua Umum PPP Arsul Sani, Wakil Ketua Umum PPP Musyaffa Noer, Ketua Majelis Syariah PPP Kiai Musthofa Aqil Siradj, Ketua majelis Pertimbangan PPP Mardiono, Ketua Majelis Pakar PPP Zarkasih Nur, Wakil Ketua Majelis Syariah PPP Habib Ahmad Idrus Al-Habsyi, serta sejumlah kiai lainnya.

Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suharso Monoarfa mengatakan pihaknya meminta kepada seluruh kader partainya di tanah air agar menjadikan tahun 2022 ini sebagai tahun persiapan guna menghadapi Pemilu 2024.

“Tahun ini, saya berharap seluruh kader dari Sabang sampai Meraoke untuk benar-benar menyiapkan diri menghadapi Pemilu 2024,” kata Suharso.

Ia juga mengingatkan, bahwa tahun 2022 ini sebagai tahun pertama persiapan mengahadapi pemilu.dan mengerakkan mesin partai untuk mematangkan konsolidasi.

Menteri PPN/Kepala Bappenas itu mengajak kader dan pengurus PPP agar memanfaatkan waktu tersisa dua tahun ini untuk mematangkan persiapan partainya menyongsong Pemilu 2024.

“Di tahun ini kita segera memasuki tahun pertama persiapan menghadapi Pemilu 2024,
dan tahun 2022 ini adalah tahun yang benar-benar harus kita manfaatkan sebagai langkah awal untuk menjemput Pemilu 2024 dengan lebih tertib dan lebih siap,” ujarnya.

Suharso juga berpesan agar waktu dua tahun persiapan menghadapi pemilu ini tidak diwarnai dengan konflik yang dapat membuat konsolidasi partai tidak berjalan dengan baik.

“Jangan kita memulai sesuatu seperti ada kerikil dalam sepatu kita.Sekecil apapun ketidaksukaan dan ketidaknyamanan, jangan sampai itu ada. Perbedaan itu adalah sunnatullah dan tidak dapat dihindarkan. Perbedaan tidak harus selalu berakhir dengan konflik,” tuturnya.

Kepada pengurus dan kader partainya kata Suharso, agar memberikan kesempatan kepada partainya untuk memunculkan kader-kader terbaik dan potensial untuk mewakili PPP pada Pemilu Legislatif 2024 yang akan datang.

“Kita tentu mengatakan semua orang baik dan pantas atau patut untuk dipilih. Ini bukan untuk menutup kesempatan orang lain, melainkan justru kita ingin memberikan kesempatan pada kader-kader terbaik,” imbuhnya .(Joko Warihnyo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *