Scroll untuk baca artikel
BengkuluBeritaHEADLINESUMATERA

Bupati Mukomuko Punya Alasan Pilih Asisten I Tangani Disdukcapil

×

Bupati Mukomuko Punya Alasan Pilih Asisten I Tangani Disdukcapil

Sebarkan artikel ini

Views: 114

MUKOMUKO, JAPOS.CO – Ditunjuknya Asisten I Dr Abdiyanto oleh Bupati Mukomuko H Sapuan untuk menangani Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil ( Dukcapil) Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, ternyata Bupati Mukomuko H. Sapuan punya alasan.

Advertisement
scroll kebawah untuk lihat konten

Sementara yang jadi Teka teki kenapa Sekretaris Dinas Dukcapil Mukomuko, Evi Busmanja, S Pd, M Si tidak ditunjuk oleh Bupati Sapuan untuk menduduki jabatan sebagai Pelaksana tugas (Plt) Kadis Dukcapil Mukomuko pada mutasi dan rotasi lalu, baru mulai terkuak. Bukan tanpa alasan Bupati tidak menunjuk Evi Busmanja sebagai Plt Kadis Dukcapil. Meski, Evi Busmanja salah satu pejabat lama yang menduduki jabatan sebagai Sekretaris dinas terkait sejak era
kepemimpinan Bupati Choirul Huda.

Plt Kepala BKPSDM Mukomuko, Wawan Santoni ketika di konfirmasi di ruang kerjanya Kamis, (6/1) 2022 menegaskan ada pertimbangan khusus yang dilakukan oleh bupati untuk mendudukkan pejabat di kursi jabatan sebagai Plt Kadis Dukcapil. Kenapa bupati melakukan hal seperti itu, karena bupati menginginkan Plt Kadis Dukcapil itu orang yang mumpuni dalam segala hal.

“Bukan pak Sekretaris Dukcapil tidak layak dan tidak mumpuni. Cuman untuk menanggulangi permasalahan di dalam, pak bupati berharap kepada orang yang lebih paham. Dalam artian, dulu pernah dilakukan Plt Kadis Dukcapil pak Yandaryat, karena Yandaryat itu orang lama di dinas itu. Sehingga dia sangat paham sekali tugas apa saja yang harus dilakukan di dinas tersebut,” terangnya.

“Dan untuk menggantikan posisi Yandaryat, maka bupati telah menunjuk Asisten I Setkab Mukomuko, Dr. Abdiyanto sebagai Plt Kadis Dukcapil Mukomuko. Karena dari bidang ilmu, Abdiyanto sangat mumpuni, terlebih
yang bersangkutan sudah meraih gelar pendidikan dengan tingkat tinggi yaitu Doktor. Sedangkan Sekretaris Dukcapil yang ada sekarang, hanya jebolan Sarjana pendidikan (S.Pd),” lanjutnya.

“Bukannya gelar S.Pd tidak mampu dan mampuni. Mampu, dan mumpuni. Cuman, kan
kita berharap ada nilai lebih untuk menyelesaikan masalah yang ada di dalam. Apalagi Asisten I itu pendidikanya sudah doktor. Sehingga asumsi bupati, Asisten I ini mampu untuk menyelesaikan masalah yang ada di dalam ketika terjadi permasalahan,” jelasnya.

Wawan juga mengaku telah mengajukan ke Dirjen Dukcapil agar kekosongan jabatan kadis Dukcapil Mukomuko dapat dilakukan lelang.

“Usulan sudah kami sampaikan agar kekosongan Kadis Dukcapil bisa dilakukan lelang jabatan,” pungkasnya.(JPR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *