Scroll untuk baca artikel
BengkuluBeritaHEADLINESUMATERA

Kepala dan PPK BWS Sumatera VII Bengkulu Diduga Saling Lempar Bola Panas

×

Kepala dan PPK BWS Sumatera VII Bengkulu Diduga Saling Lempar Bola Panas

Sebarkan artikel ini

Views: 73

MUKOMUKO, JAPOS.CO – Pekerjaan mega proyek bernilai puluhan milyar lebih, dibawa naungan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera VII Provinsi Bengkulu merupakan lending sektor seperti pembangunan pengendalian banjir Sungai Selagan yang berlokasi di wilayah Kecamatan kota Mukomuko, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, tepatnya di lokasi peninggalan bersejarah yaitu dekat Benteng ANNA  dan sepanjang bibir sungai sampai ke mulut muara sungai dengan panjang bangunan 700 M.

Advertisement
scroll kebawah untuk lihat konten

Pembangunan tersebut di gelontorkan dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN), TA 2021 dengan kucuran dana sebesar Rp. 30,7 Milyar lebih, saat ini di kerjakan oleh PT Roda Teknindo Pura Jaya, namun kini bangunan itu mengalami rusak parah, sebagian bangunan pengendalian banjir itu ambruk kedalam sungai di akibatkan terjangan derasnya arus sungai beberapa hari terakhir.

Dengan terjadinya kerusakan berat pada bangunan itu, mengkonfirmasi Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera VII Provinsi Bengkulu Muhammad Firman ST. MT melalui pesan Wathsapp nya Senin,(27/12) mengatakan akan berkoordinasi dengan PPK.

“Coba koordinasi sama PPK,” singkat Firman.

Kemudian pada Selasa,( 28/12) terus melakukan penelusuran dengan mengkonfirmasi Wendra sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada BWS Sumatera VII Provinsi Bengkulu, namun tiga kali berturut turut saat dihubungi tidak memberikan respon.

Selang beberapa menit kemudian, nomor yang di miliki Wendra menghubungi Japos.co, setelah diangkat, ternyata yang menjawab bukan lah Wendra melaikan stafnya yang mengaku bernama David, David mengatakan jika Wendra tidak berada ditempat sedang melihat saudara dari Wendra yang lagi sakit, dan telepon selulernya tertinggal karena buru- buru.

Atas kejadian tersebut diduga pihak Balai saling lepar bola, sehingga antara Kepala BWS Firman dan dan Wendra selaku PPK Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera VII provinsi Bengkulu belum memberikan penjelasan terkait ambruknya bangunan pengendali banjir Sungai Selagan yang dikerjakan oleh PT Rotek.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) memegang peranan penting dalam menjaga proses pengadaan agar senantiasa transparan dan akuntabel. Namun sayangnya pihak BWS belum dapat menjelaskan baik Kepala maupun PPK BWS itu sendiri, diduga pihak Balai tidak bekerja dengan  maksimal, sementara jangka waktu kontrak sudah hampir habis yang akan berakhir di bulan Desember ini.(JPR) 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *