Scroll untuk baca artikel
BeritaHEADLINESUMATERASumatera Barat

G DT Salubuak Basa: Jadikan Kekurangan Sebagai Kekuatan 

×

G DT Salubuak Basa: Jadikan Kekurangan Sebagai Kekuatan 

Sebarkan artikel ini

Views: 135

BUKITTINGGI, JAPOS.CO – Keuangan daerah mengalami penurunan pendapatan pendapatan daerah dimasa pandemi covid-19. Hal ini disampaikan salah satu tokoh masyarakat Gusrizal Datuak Salubuak kepada wartawan.

Advertisement
scroll kebawah untuk lihat konten

“Kami percaya dengan keterbatasan yang ada tidak menjadi halangan bagi kepala daerah untuk membangun kota jadikanlah kekurangan ini sebagai kekuatan,” pesan Gusrizal Datuak Salubuak Basa pada peringatan HJK Kota Bukittinggi ke 237 di Balai Sidang Hatta, 22 Desember 2021.

Tokoh masyarakat mengajak mengambil sisi positif dari kejadian,  Walikota beserta jajaran mampu melewati masa sulit di Pandemi Covid-19, sebab disinilah seorang pemimpin  diuji kemampuannya agar dapat seayun selangkah bersama masyarakat membangun kota.  Kota Bukittinggi merupakan Kurai Lima Jorong, didalamnya terdapat masyarakat hukum adat yang terkenal dengan adat Kurainya.

“Kami yakin dalam keadaan sulit seperti ini, eksekutif, legislatif, dapat bersinergi dengan kaum adat. InshaAllah pemerintah  dapat mengurai persoalan kota dengan baik,” harapnya.

“Harus tetap waspada dan berhati-hati, agar penyebaran virus covid-19, tidak meluas dan diputus mata rantainya sehingga kota kita  dapat terbebas dari virus yang sangat membahayakan,” lanjut Gusrizal.

Peringatan Hari Jadi Kota Bukittinggi ke 237 dilaksanakan secara sederhana, termasuk  pelaksanaan lomba, dan pembatasan kegiatan  dalam pemeriahannya.

Tamu undangan pada sidang paripurna istimewa juga dibatasi sebagaimana tahun sebelumnya

“Peringatan HJK tidak  mengurangi khidmatnya. Kita peringati hari yang sangat bersejarah bagi kota yang kita cintai,” pungkas Gusrizal.

Pandemi covid-19 berdampak sangat luar biasa tidak hanya dari aspek kesehatan masyarakat kota tapi juga pada aspek ekonomi, bahkan  berdampak kepada income. Dari aspek ekonomi, banyak masyarakat yang mengalami kehilangan pekerjaan atau penurunan pendapatan yang disebabkan menurunnya aktifitas ekonomi selama terjadi pandemi covid-19.(Yet)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *