Scroll untuk baca artikel
BeritaBODETABEKDepok

Anggota DPR Nuroji Silahturrahmi ke PWI Depok, Diskusi Kinerja Pembangunan

×

Anggota DPR Nuroji Silahturrahmi ke PWI Depok, Diskusi Kinerja Pembangunan

Sebarkan artikel ini

Views: 74

DEPOK, JAPOS.CO – Akhir tahun, jadikan momentum untuk melakukan sebuah resolusi baru, mengevaluasi hal-hal yang sudah dilakukan dan apa yang akan diperbuatnya untuk hari esok. Hal itulah yang ingin dibiasakan oleh Anggota Komisi X DPR RI, Nuroji dengan bersilahturrahmi dan berdiskusi bersama wartawan PWI Kota Depok, di Kantor PWI Kota Depok, Senin (27/12/2021).

Advertisement
scroll kebawah untuk lihat konten

“Ini bentuk laporan tahunan ke wartawan mengenai kinerja saya sebagai anggota dewan dari daerah pemilihan (dapil) Kota Depok-Kota Bekasi. Saya butuh kritik dan saran dari teman-teman wartawan untuk kinerja yang lebih baik lagi,” ujar Nuroji yang hadir di Kantor PWI Kota Depok didampingi sang istri tercinta yang juga anggota DPRD Kota Depok, Rezky M Noor.

Menurut Nuroji, peran serta seluruh pihak, terutama wartawan sangat membantu terlaksananya program pembangunan yang dibutuhkan rakyat.

“Keberadaan wartawan yang profesional dengan semangat membangun sangat dibutuhkan pemerintah, eksekutif, legislatif maupun yudikatif. Pers sebagai pilar keempat demokrasi harus diikutsertakan dalam pembangunan yang mensejahterakan rakyat,” tuturnya.

Lebih jauh, Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI ini menjelaskan mengenai tupoksinya yang dijalaninya dibidang pendidikan, seni, budaya, olahraga dan pariwisata.

“Sudah tugas saya memperjuangkan anggaran 20 persen untuk pendidikan di Kota Depok. Begitu juga dibidang seni, budaya, olahraga dan pariwisata. Pembangunan itu tidak hanya fisik tapi juga karakter dan kepribadian,” jelasnya.

Nuroji mempertanyakan kenapa Pemkot Depok tidak memanfaatkan maksimal bantuan anggaran dari Pemerintah Pusat yang diperjuangkan DPR.

“Semestinya Pemkot Depok dapat membangun banyak sekolah baru, cuma sayang tidak ada keberanian untuk mengeksekusinya. Saya juga mempertanyakan Pemkot Depok tidak memiliki identitas pariwisata. Hingga saat ini, Kota Depok tidak memiliki blue print aktivitas pariwisata yang dapat bersinergi dengan seni, budaya dan ekonomi kreatif,” ungkapnya.

Pariwisata itu sangat luas cakupannya, tidak hanya dibatasi dengan pariwisata alam saja, ada seni, budaya, UMKM, dan ekonomi kreatif. Kota Depok memiliki potensi pariwisata yang cukup baik jika digarap sungguh-sungguh. Potensi alam, ada 33 Situ, dilalui Sungai Ciliwung, memiliki Hutan Kota Raya. Ada potensi situs, seperti kawasan peninggalan penjajahan Belanda di Depok Lama, ada Masjid Kubah Mas dan seni budaya Gong Si Bolong serta potensi wisata kuliner.

“Potensi pariwisata juga harus digarap serius yang berbasis seni, budaya dan ekonomi kreatif sehingga bisa mencakup berbagai kegiatan perekonomian. Seperti Pariwisata Kuliner. Jadi, berbagai aneka kuliner yang ada di Kota Depok ditempatkan dalam satu wadah yakni sentra kuliner sehingga masyarakat secara luas bisa mencicipi aneka kuliner dari berbagai daerah dalam satu tempat,” tutur Nuroji.

Ia menambahkan, pihaknya akan membantu dan  berkomunikasi dengan DPRD Kota serta Pemkot Depok untuk membahas persoalan bantuan anggaran pendidikan, seni, budaya, olahraga dan pariwisata.

“Depok ada potensi Gong Si Bolong, ada juga Baju Pangsi yang bisa jadi andalan seni, budaya dan pariwisata. Saya akan perjuangkan, terutama mendorong anggaran di DPR untuk pengembangan seni, budaya dan pariwisata. Tentu perlu dukungan semua pihak, ya terutama dukungan Wali Kota Depok,” tegas Nuroji. (Joko Warihnyo)  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *