Scroll untuk baca artikel
BeritaHEADLINEJAWAJawa Timur

Wabup Bersama Forkopimda Trenggalek, Cek Kesiapan Prokes Pada Perayaan Natal 2021

×

Wabup Bersama Forkopimda Trenggalek, Cek Kesiapan Prokes Pada Perayaan Natal 2021

Sebarkan artikel ini

Views: 76

TRENGGALEK, JAPOS.CO – Wakil Bupati Trenggalek, Syah Muhammad Natanegara senang ada kesadaran pengurus Gereja dan Umat Nasrani, mempersiapkan perayaan Natal tahun 2021 sesuai protokol kesehatan. Hal ini disampaikan Wakil Bupati Trengggalek itu saat meninjau kesepan perayaan natal bersama Forkopimda Trenggalek, Senin (20/12).

Advertisement
scroll kebawah untuk lihat konten

Sesuai instruksi Menteri Dalam Negersi (i-Mendagri) 62 tahun 2021 tentang Pencegahan dan penanggulangan corona virus disease 2019 Pada saat natal tahun 2021 dan tahun baru tahun 2022, ada prasayarat yang harus dipenuhi guna mencegah penybaran Covid 19. Senin itu wakil bupati ini melihat ada kesiapan Umat Nasrani dalam menyambut Natal dengan mengindahkan himbauan pemerintah.

“Alhamdulillah kita melihat sudah ada kesadaran pelaksanaan ibadah keagamaan sesuai dengan protokol kesehatan. Kita sangat bersyukur, semoga apa yang dilakukan ini membawa keamanan, kenyamanan dan kedamaian untuk umat nasrani yang akan melaksanakan ibadah perayaan Natal di tahun 2021 ini,” ujar Wabup Syah usai menghimbau kesiapan Nataru.

“Saya berterima kasih kepada seluruh pengurus Gereja lanjutnya menambahkan, “yang sudah sadar akan protokol kesehatan maupun bahaya Covid 19. Semoga ini bisa dipertahankan dan yang kurang bisa diperbaiki lagi,” tandasnya.

Kapolres Trenggalek, AKBP Dwiasi Wiyatputra menambahkan, “hari ini kami bersama jajaran Forkopimda meninjau kesiapan perayaan Natal di 2 tempat ibadah. Dari peninjauan yang kita lakukan didapatkan beberapa masukan. Sesuai i-Mendagri yang terbaru pelaksanaan ibadah ada pembatasan 50%,” terang Pamen Polri ini menjelaskan.

Kemudian, sambungnya menambahkan “semua dilaksanakan secara Hybrid dan pengurus Gereja sudah harus vaksin. Terus tetap harus menggunakan Barcode Peduli Lindungi supaya diketahui zona yang masuk itu kuning, hijau atau merah,” imbuhnya.

Dari beberapa yang dilakukan pengecekan, didapati masih ada yang belum terpasang Barcode Peduli Lindungi. (HWi)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *