Scroll untuk baca artikel
BeritaHEADLINEJAWAJawa Barat

427 Mahasiswa STIKes Muhammadiyah Ciamis, Siap Mengaplikasikan Ilmunya di Masyarakat

×

427 Mahasiswa STIKes Muhammadiyah Ciamis, Siap Mengaplikasikan Ilmunya di Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Views: 120

CIAMIS, JAPOS.CO – Sebanyak 427 wisudawan dan wisudawati Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Muhammadiyah Ciamis tahun akademik 2020-2021 menjalani prosesi wisuda, Rabu (24/11). Prosesi wisuda 427 wisudawan dan wisudawati dari program S1 Keperawatan dan Profesi Ners, D3 Kebidanan, D3 Keperawatan, D3 Analis Kesehatan, serta D3 Farmasi ini dilaksanakan di Graha Asia Kota Tasikmalaya, dengan penerapan disiplin Protokol kesehatan (Prokes) yang ketat.

Advertisement
scroll kebawah untuk lihat konten

Prosesi Wisuda Tahun Akademik 2020-2021 dihadiri Sekretaris Majelis Diktilitbang pimpinan pusat Muhammadiyah, Pimpinan wilayah Muhammadiyah Jawa Barat, Kepala LL Dikti wilayah IV Jawa Barat dan Banten, Bupati Ciamis yang diwakili oleh Kadisdik Kabupaten Ciamis, pimpinan daerah Muhammadiyah Ciamis, BPH STIKes Muhammadiyah Ciamis, anggota Senat Mahasiswa STIKes Muhammadiyah Ciamis, Ketua Organisasi Profesi Kabupaten Ciamis dan para tamu undangan lainnya.

Ketua STIkes Muhammadiyah Ciamis, H. Dedi Supriadi, S.Sos.,S.Kep.,M.MKes mengatakan, di masa pandemi ini merubah banyak hal dari kebiasaan kehidupan termasuk kegiatan yang sebelumnya dilaksanakan secara tatap muka harus berubah dan dilaksanakan secara daring. “Pelaksanaan wisuda di masa pandemi sempat dilakukan di kampus STIKes Muhammadiyah Ciamis tapi dengan jumlah terbatas hanya 50 perwakilan wisudawan dan wisudawati. Namun, kali ini atas permintaan dari para mahasiswa wisuda dapat dilaksanakan dan diikuti oleh seluruh lulusan. Hanya saja, tanpa kehadiran disaksikan oleh para orang tua di dalam gedung Graha Asia. Hari ini wisudawan dan wisudawati yang diwisuda sebanyak 427 lulusan,” katanya.

Menurutnya, sebelum pelaksanaan wisuda, pihaknya telah melaksanakan pengambilan sumpah profesi yang dilakukan oleh masing-masing organisasi profesi. Di antaranya, PPNI, IBI, PAFI dan Patelki Provinsi Jawa Barat untuk masing-masing prodi diantaranya S1 Keperawatan dan Profesi Ners, D3 Keperawatan, D3 Analis Kesehatan, D3 Kebidanan, dan D3 Farmasi.

“Ini berarti bahwa lulusan STIKes Muhammdiyah Ciamis sudah siap menjadi tenaga kesehatan yang profesional sesuai dengan kebijakan pemerintah bahwa penentuan kelulusan melalui eksis eksam. Dan diharapkan para lulusan memahami peran fungsi dan tanggungjawabnya sebagai tenaga profesional dalam bidang kesehatan yang dilandasi dengan nilai-nilai al Islam kemuhammadiyahan, inilah yang membedakan antara lulusan STIKes Muhammadiyah dengan lulusan yang lainnya. Saya atas nama seluruh citivas akademika STIKes Muhammadiyah Ciamis mengucapkan selamat kepada para orang tua dan seluruh wisudawan dan wisudawati yang telah menyelesaikan study di STIKes Muhammadiyah Ciamis,” ujar H. Dedi.

Ketua STIKes Muhammdiyah Ciamis menjelaskan, bahwa proses pendidikan yang berkualitas merupakan bagian dari komitmen dalam menjalan peran di dunia pendidikan tinggi sesuai dengan visi dan misi STIKes Muhammadiyah Ciamis.

“Terwujudnya sekolah tinggi yang unggul dalam bidang kesehatan berdasarkan nilai-nilai islam pada tahun 2028. Walaupun dalam kondisi pandemi Covid-19 sehingga kita mengoptimalkan hasil pembelajaran melalui sistem e-learning yang terpadu,” jelas H. Dedi.

Dedi berpesan kepada para wisudawan dan wisudawati bahwa ilmu sebagai alat akan tergantung kepada untuk apa dan bagaimana ilmu tersebut digunakan. “Nilai universal dari pemanfaatan ilmu adalah untuk kemaslahatan umat secara keseluruhan. Sekarang saatnya para wisudawan dan wisudawati mengamalkan ilmu tersebut di masyarakat. Buktikanlah bahwa gelar yang diperoleh menunjukan kompetensi yang dimiliki. Pendiri Muhammadiyah KH Ahmad Dahlan pernah berpesan untuk senantiasa mengajak semua belajar secara terus menerus untuk mencapai profesi tertentu, karena tantangan zaman semakin lama semakin keras. Ketika telah mencapai pada posisi apapun, kembalilah mengabdi pada masyarakat dengan tetap berpegang pada nilai-nilai Muhammadiyah,” pesannya.

Diakhir sambutannya, Ketua STIKes Muhammdiyah Ciamis mengucapkan terima kasih atas kerjasama yang baik kepada seluruh pihak baik pemerintah pusat, pemerintah provinsi Jawa Barat dan pemerintah daerah Kabupaten Ciamis beserta pimpinan, dosen dan karyawan STIKes Muhammdiyah Ciamis yang telah mendukung dan bekerjasama dengan pihak STIKes Muhammdiyah Ciamis, sehingga mengantarkan para wisudawan ke gerbang kehidupan baru dalam masyarakat.

Sementara itu mewakili Bupati Ciamis, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Dr. Asep Saeful Rahmat, S.IP, M.Si merasa bersyukur dan berbahagia bisa menghadiri acara wisuda STIKes Muhammadiyah Ciamis Tahun Akademik 2020-2021. Bupati optimis karena lulusan-lulusan dari STIKes Muhammadiyah Ciamis akan lahir menjadi tenaga-tenaga keperawatan, kebidanan dan tenaga kesehatan lainnya yang handal dan berahlakul Karimah serta siap berkiprah untuk mengamalkan ilmu yang diperolehnya di masyarakat menuju kemakmuran bangsa dan negara.

“Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Ciamis merupakan salah satu aset daerah yang sangat berharga bagi Kabupaten Ciamis. Oleh karena itu mempunyai tanggungjawab moral untuk ikut menumbuhkembangkan dan memajukannya sehingga secara bertahap STIKes Muhammadiyah Ciamis menjelma menjadi perguruan tinggi terkemuka dan berkualitas karena didukung oleh relevansi kelengkapan displin ilmu dan agama serta kualitas pembelajaran bagi para mahasiswa, “ ujar Dr. Asep.

Sehingga, tandas Kadisdik, STIKes Muhammadiyah Ciamis menjadi pilihan utama masyarakat untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi. “Saya mengucapkan selamat kepada para wisudawan/wisudawati atas keberhasilan menempuh pendidikan di STIKes Muhammadiyah Ciamis. Diiringi doa, semoga gelar yang saudara-saudara raih menjadi langkah awal dalam meraih sukses, amalkan ilmu sesuai dengan keahlian masing-masing sebagai bukti tanggungjawab moral atas gelar yang saudara peroleh sebagai seorang tenaga keperawatan dan kebidanan serta tenaga kesehatan untuk terjun melayani masyarakat dengan dedikasi tinggi tanpa pandang bulu, melayani tanpa pamrih didasari Lillahita’ala, “ tandasnya. (Mamay)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *