Tambang Galian C Desa Sekijang Diduga Penyedia Materil Proyek Jalan Aspirasi DPRD Kampar

KAMPAR, JAPOS.CO – Tambang galian C Desa Seikijang, Kecamatan Tapung Hilir, Kabupaten Kampar diduga penyedia material proyek Pemda Kampar di sejumlah jalan Desa.

Dari pantauan Japos.co dilapangan sejumlah armada Coltdiesel dumtruck sedang parkir menunggu antrian untuk dimuat hasil tambang galian C tersebut, Rabu (17/11).

Kanit Reskrim Polsek Tapung Hilir, Hendrico saat dikonfirmasi melalui telepon seluler mengatakan pihaknya tidak mengetahui adanya tambang galian C tanah uruk di wilayah hukumnya. Ia berjanji akan mengirimkan personilnya turun ke lapangan guna menindaklanjuti konfirmasi dari media.

Tak lama, setelah menghubungi pihak Polsek Tapung Hilir, alat berat excavator dan angkutan damtruk meninggalkan lokasi galian C.

Sementara Kepala Desa Seikijang, Taridi saat dikonfirmasi prihal tersebut menyebutkan pihaknya tidak ada memberi rekomendasi untuk galian tersebut.

Menurut kades, tanah galian tersebut diperuntukkan untuk pengadukan pengerasan jalan. Namun, Kades tidak begitu mengetahui tanah galian tersebut diperuntukkan untuk proyek Pemda Kampar apa masyarakat.

“Saya tidak tau hal itu,dan untuk apa kegunaannya, ntah untuk proyek Pemda atau proyek kelompok masyarakat saya kurang Taulah. Proyek tanah timbun untuk jalan ada juga ke Desa Tanah Tinggi bang, ada ke Desa lain juga. Saya belum pernah memberi rekom untuk kepentingan galian C, ” ungkapnya Kades, Rabu (17/11).

Untuk mengetahui kebenarannya, Japos.co melakukan penelusuran menuju Desa Tanah Tinggi guna melakukan konfirmasi kepada Kepala Desa.

Saat ditemui di kediamannya, Kades Tanah Tinggi Sukidi menyampaikan tanah galian bersuber dari lokasi yang ditemukan untuk penimbunan jalan Desa.

Ia mengungkapkan penimbunan jalan adalah proyek PUPR Kampar, melalui dari dana pokir anggota DPRD Kampar.

” Proyek pengerasan jalan itu dari dana pokir anggota Dewan pak bernama Ramlan dari fraksi Golkar. Proyek jalan menggunakan tanah timbun sepanjang 500 meter, besar anggaranya saya kurang tau,” kata Sukidi.

Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada pihak pengelola Galian C yang dapat dikonfirmasi.(dh)

 

 663 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *