Scroll untuk baca artikel
BeritaHEADLINEJAWAJawa Barat

Wisatawan Keluhkan Minimnya Toilet di Banjar Atas

×

Wisatawan Keluhkan Minimnya Toilet di Banjar Atas

Sebarkan artikel ini

Views: 102

BANJAR, JAPOS.CO – Rest Area Banjar Atas Kota Banjar, selalu menjadi tempat alternatif untuk melepas lelah bagi para pemudik. Tempat ini cocok  untuk istirahat bagi pemudik maupun wisatawan yang akan berwisata ke Pangandaran via jalur nasional Jabar-Jateng.

Advertisement
scroll kebawah untuk lihat konten

Lokasinya yang strategis berada di jalur nasional Jabar-Jateng, tepatnya di lingkungan Parungsari Kecamatan Purwaharja cukup mudah aksesnya. Di tempat ini, para pemudik bisa menikmati beragam aneka kuliner para pedagang, seperti es kelapa muda maupun kuliner lainnya.

Salah seorang pemudik Bambang (45) mengatakan, ia sengaja menghentikan perjalanan untuk beristirahat di Rest Area Banjar Atas setelah melakukan perjalanan selama 8 jam dari Klaten.

Ia mengaku berangkat bersama keluarganya dengan tujuan ke Bandung untuk kembali bekerja. Ia mengaku sudah lima hari menikmati libur lebaran di kampung halaman bersama keluarganya.

Menurutnya, Rest Area Banjar atas cukup representatif untuk beristirahat. Terlebih lokasinya berada di tengah-tengah dari Jawa Barat menuju Jawa Tengah. “Berangkat dari rumah sekitar jam 6 tadi pagi mau ke Bandung. Besok sudah mulai kerja. Cuaca juga cukup panas jadi sekalian istirahat. Kebetulan kalau mudik juga sering istirahat di sini,” ,” kata Bambang, Minggu (30/4).

Pemudik lainnya, Devi (28) juga mengatakan hal yang sama. Ia beristirahat di tempat tersebut setelah dua jam perjalanan dari Sidareja menuju ke Bandung. “Istirahat sebentar sambil nyari es kelapa muda. Setelah ini mau lanjut perjalanan ke Bandung kejar waktu, besok sudah mulai kerja,” singkatnya.

Dari kedua pemudik tersebut japos.co mempertanyakan kelebihan dan kekurangan lokasi kuliner banjar atas kota Banjar tersebut, dan keduanya serempak menjawab tentang minimnya sarana toilet yang ada di lokasi tersebut.

Sementara itu, salah seorang pemilik warung Iis mengaku sejak memasuki arus mudik dan arus balik lebaran omzet penjualannya meningkat 70 persen dari hari biasa. Kebanyakan, kata Iis, para pemudik yang mampir meluangkan waktu untuk istirahat sambil menikmati aneka kuliner dan aneka minuman para pedagang di kawasan Rest Area. “Lumayan ramai kalau lebaran. Kebanyakan pemudik mampir nyari makanan sambil sambil istirahat,” tandasnya. (Mamay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Views: 148 BUKITTINGGI, JAPOS.CO – Komisi Pemilihan Umum [KPU] Kota Bukittinggi melaksanakan finalisasi rekapitulasi perhitungan Pemungutan Suara Ulang [PSU] Dewan Perwakilan Daerah [DPD] RI tahun 2024 di tiga Dapil Kecamatan…