Scroll untuk baca artikel
BeritaHEADLINESUMATERASumatera Utara

Kapus Lahusa Bersama CH Bantah Tidak Memiliki Hubungan Spesial

×

Kapus Lahusa Bersama CH Bantah Tidak Memiliki Hubungan Spesial

Sebarkan artikel ini

Views: 986

NIAS SELATAN, JAPOS.CO – Kepala Puskesmas Lahusa, Lurusan Hati Harefa, SKM dengan siswi CH bantah keras terkait foto mereka yang disebarluaskan di media sosial oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dan begitu juga mereka tidak memiliki hubungan spesial. Akun facebook yang menyebarkan foto mereka itu telah dilaporkan di Polres Nias Selatan karena itu merupakan informasi hoax dan pencemaran nama baik melalui ITE.

Advertisement
scroll kebawah untuk lihat konten

Hal itu disampaikan kepada sejumlah wartawan ketika diwawancarai pada hari Selasa, (18/4/2023). Terkait foto kami yang disebarluaskan di medsos dan menjadi bahan perbincangan di kalangan masyarakat khususnya di Kecamatan Lahusa, saya secara pribadi merasa tidak nyaman dan terganggu dalam melakukan aktivitas sehari-hari.

“Saya membantah apa yang dituduhkan oleh oknum yang menyebarluaskan foto kami dengan CH, pasalnya foto itu ketika CH sedang prakerin di Puskesmas Lahusa kemudian Ia meminta untuk berfoto tanpa maksud apa-apa,” tandas Kapus Lahusa, Lurusan Harefa.

Lurusan Hati Harefa menjelaskan bahwa pada saat itu saya sedang mengikuti seminar meja hijau untuk Pascasarjana MKM secara virtual dan saya dinyatakan lulus. Jadi, ekspresi kami waktu itu senang dan bahagia sehingga adik-adik kami yang sedang prakerin di Puskesmas Lahusa sedang berada di ruangan dan lagi pula pns puskesmas Lahusa berada disebelah ruangan saya. Apalagi ruangan saya ini kan terbuka di kiri kanan semunya kaca bukan ruangan tertutup.

“Ketika itu Siswi CH meminta berfoto dengan saya kemudian kami difoto kan temannya prakerin berinisial TB, artinya kami bukan berdua di ruangan melainkan bertiga,” katanya.

Lanjut Kapus Lahusa, Lurusan Hati Harefa menyampaikan bahwa setelah foto kami itu viral usai disebarluaskan oleh oknum pemilik akun facebook kemudian saya melakukan koordinasi kepada orang tua CH untuk mencari solusi supaya nama baik kami tidak jelek pada pandangan masyarakat.

“Pemilik akun facebook yang menyebar foto kami dengan menambahkan keterangan yang mengada-ada alias Hoax, sudah kami laporkan di Polres Nias Selatan,” ungkapnya.

Soalnya Ini membuat nama baik keluarga kami dicemarkan, apalagi saya sebagai pejabat publik (Kapus Lahusa) tentu merasa tidak nyaman dan ditambah lagi dengan pandangan masyarakat terhadap pribadi saya sangat negatif.

“Semoga laporan kami di Polres Nisel terkait penyebar (mengviralkan) foto kami itu segera ditindaklanjuti dan diproses secara hukum,” harapnya.

Demikian juga disampaikan siswi yang sedang prakerin di Puskesmas Lahusa berinisial CH membantah keras yang dituduhkan bahwa Ia dan Kapus Lahusa memiliki hubungan spesial itu tidak benar.

“Tidak benar informasi yang viral itu bahwa saya dan Kapus Lahusa punya hubungan spesial,” tegas CH.

Lanjut, CH menceritakan bahwa pada bulan Maret tahun 2023 Kepala Puskesmas Lahusa, Lurusan Hati Harefa sedang mengikuti seminar meja hijau Pascasarjana lewat virtual diruanganya kebetulan saya dan teman prakerin berinisial TB sedang diruanga Kapus. Setelah Kapus dinyatakan lulus seminar meja hijau Pascasarjana, secara spontan saya meminta berfoto dengan Kapus dan pada saat itu saya juga mengajak TB untuk ikut berfoto bersama, tapi dianya tidak mau berfoto kemudian TB fotokan kami pakai HP CH.

“Foto saya dengan Kapus Lahusa tidak ada maksud apa-apa, dan juga kami tidak memiliki hubungan spesial (pacaran) apalagi melakukan seperti suami istri yang dituduhkan oknum yang menyebar foto kami itu,” imbuhnya.

Hal senada juga disampaikan orang tua CH, menurutnya foto itu tidak menandakan seperti yang dituduhkan oknum yang menyebar foto tersebut. Pada hal foto itu foto biasa saja. Apalagi pada saat mereka (CH dengan Kapus Lahusa) berfoto ada temannya di CH, kecuali ketika mereka berfoto tidak ada orang lain diruangan itu bisa kita menduga atau berpikir aneh-aneh.

Artinya saya selaku orang tua CH tidak merasa aneh terkait foto itu. Hanya saja, kami dari keluarga merasa dicemarkan nama baik oleh oknum yang menyebarluaskan foto anak kami itu dan ditambah lagi dengan kata-kata kasar atau tidak pantas untuk dibuat narasi di foto itu.

“Saya selaku orang tua CH, tidak memiliki masalah dengan Kapus Lahusa, tetapi kami justru bersama-sama telah melaporkan akun FB (oknum) yang menyebarluaskan foto itu di Polres Nias Selatan,” ungkapnya.

Dia mengecam oknum yang menyebarluaskan foto anaknya bersama Kapus Lahusa, harusnya mereka melakukan atau menelusuri kebenaran pada foto itu.

Untuk diketahui, diduga akun yang menyebar foto Kapus Lahusa dengan CH ditambah dengan keterangan yang mengada-ada (hoax) adalah facebook @Siwa Samaeri Buulolo dkk berdasarkan laporan mereka di Polres Nias Selatan pada hari Senin, (10/4/2023). (Eriusman Duha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *