Pembangunan Tembok Penahan Tanah Desa Gampang Diduga Dikorupsi

SIDOARJO, JAPOS.CO – Pembangunan tembok penahan tanah di desa Simpang Kecamatan Prambon Kabupaten Sidoarjo senilai Rp 250.000.000 tahun Anggaran 2022 dari Sumberdana BK (bantuan Keuangan)  dari Anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo.

Dari hasil nvestigasi Japos.co di lokasi diketahui panjang pasangan tembok penahan tanah sisi kiri adalah 300m1 sedangkan sisi kanan juga 300m1.

Ketebalan Pasangan 30cm Ketinggian pasangan sisi kiri tertinggi 120cm terendah 70cm atau bila diamvil rata – Rata adalah 85cm  × 0,30 × 300 =75,5m3 adapun sisi kanan adalah tertinggi 70cm terendah 50cm atau rata rata  60cm × 0,30× 300 = 54m3  jadi total pasangan adalah Rp 130,5m3 dan bila dihargai sesuai dengan satuan harga yang ditetapkan pemerintak kabupaten Rp 870.000 maka untuk  biaya tembok penahan tanah adalah Rp 113.535.000 sedangkan ongkos langsir 130,5 × 75.000= Rp 9.787.500

Untuk urugan setebal 15cm lebar 2m panjang 300m =60m3 × 100.000= Rp 6.000.000 Ppn + PPh 11,5% Rp 28.750.000  jadi total biaya untuk prmbuatan tembok penahan tanah  keseluruhan adalah Rp 158.072.500 jadi bila dialokasikan anggaran Rp 250.000.000 maka masih sisa Rp 91.927.500

Sementara Imron Kepala Desa Gampang saat dikonfirmasi Japos.co di Balai Desa Gampang tidak Berada di tempat dan balai desa telah sepi tidak ada perangkat desa.

Namun menjelang sore, Kepala Desa Gampang didampingi dua orang kepala menemui Japos.co memberikan keterangan.

“Semua pekerjaan telah sesuai aturan ketentuan,” singkatnya. (zein)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 426 total views,  3 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.