Bea dan Cukai Tanjungpandan-Belitung Amankan Ribuan Botol Miras

BELITUNG, JAPOS.CO – Kantor Bea dan Cukai Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Prop Kep Babel amankan ribuan botol miras illegal beralkohol tinggi yang berpotensi merugikan negara sekitar Rp16,8 miliar.

Tindakan penyelundupan 10.515 botol minuman keras berbagai jenis merk (Martel, Absolute Vodka dan Chivas Regal diperkirakan harga perbotol mencapai jutaan rupiah) diduga ilegal atau tanpa dilekati pita cukai dari Singapura tujuan Jakarta.

Bea Cukai Tanjungpandan mengklarifikasi viralnya pemberitaan tersebut dengan para awak media online, cetak dan tv online berlangsung di Aula Kantor Bea Cukai Tanjungpandan Jumat (12/11).

Kepala Kantor Bea dan Cukai Tanjungpandan, Jerry Kurniawan, S.E, M.E. menegaskan, penindakan berawal dari informasi masyarakat ada kapal kayu yang mengangkut MMEA ilegal dari luar Negeri tujuan Jakarta yang sudah memasuki wilayah perairan Pulau Belitung. Sebelumnya Bea dan Cukai Tanjungpandan telah berkoordinasi dengan Kanwil Khusus DJBC Kepulauan Riau dan Kanwil DJBC Sumatera Bagian Timur.

Menurut Jerry kegiatan penindakan barang haram illegal tersebut melanggar UU no 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan sebagaimana diubah UU no 17 Tahun 2006 dan UU no 11 Tahun 1995 tentang cukai sebagaimana diubah UU no 39 Tahun 2007.

Sebanyak 1021 Koli atau 10.515 botol MMEA ilegal tanpa pita cukai itu disita dan diamankan dihalaman salah satu perusahaan ekspedisi di Tanjungpandan Senin (08/11).

“Penindakan tersebut berhasil mengamankan dua peti kemas berisi 1021 koli atau 10.515 botol MMEA ilegal dengan total kerugiannya Negara Rp. 16.874.325.000,”

“Barang ini bukan ditujukan untuk konsumsi di Pulau Belitung, tujuan akhir barang miras tersebut adalah Jakarta dan Pulau Belitung dijadikan transit untuk mengelabui para petugas dan menggunakan modus kapal ruro dengan alat angkut ekspedisi,”

Sebagai fungsi pengawasan kepabeanan dan Community Protector Bea dan Cukai Tanjung Pandan terus melakukan kegiatan secara proaktif pengawasan terkait pemasukan barang-barang ilegal di Pulau Belitung. Kami berharap masyarakat maupun insan pers dan LSM mendukung dan melaporkan apabila menemui sesuatu hal yang mencurigakan. Pungkasnya. (Yustami)

 91 total views,  2 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *