Saat Dikonfirmasi Terkait Dana BOS, Kepala SDN Penggilingan 09 Tidak Respon

JAKARTA, JAPOS.CO – Kepala SDN Penggilingan 09 Kecamatan Cakung Suprobo beralasan sedang tidak ada di tempat saat akan dikonfirmasi terkait penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) TA 2020, padahal sebelumnya sudah membuat janji untuk pertemuan hari Senin melalui pesan whatsapp, Senin(8/11).

Guna memastikan, kembali mencoba menghubungi Kepala SDN Penggilingan 09 melalui telpon selulernya, namun tidak ada respon.

Sementara Martini selaku wakil Kepala SDN Pengilingan 09 saat diminta tanggapannya terkait hal tersebut meminta agar langsung terhadap kepala sekolah.

“Pak kepala sedang keluar mengurus berkas, untuk pertanyaan seperti dana BOS itu langsung aja kepala sekolah,” ungkapnya.

perlu diketahui dalam penggunaan dana BOS seharusnya  transparansi, sesuai kaidah undang-undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP). Yang mana sebagai salah satu bentuk tanggung jawab dalam pengelolaan program dan penggunaan dana BOS, pihak sekolah harus menyusun dan mempublikasikan dokumen pendukung transparansi informasi secara lengkap dengan membuat laporan setiap triwulan dari realisasi penggunaan BOS.

Adapun publikasi laporan transparansi tersebut, itu dilaksanakan melalui pemasangan pada papan informasi sekolah atau tempat lain yang mudah diakses oleh masyarakat. Sebab dalam permendikbud juga sudah dianjurkan untuk membentuk tim P3M yaitu Pelayanan dan Penanganan Pengaduan Masyarakat.

Dari hasil investigasi dan data dimiliki JAPOS.CO, bahwa realisasi dana BOS SDN 09 Penggilingan diduga terdapat kejanggalan.Misalnya dana BOS tahun 2020 pihak sekolah diduga melakukan markup anggaran dalam penggunaan dana BOS untuk Honorarium Pekerja Harian Lepas (PHL) Bidang Teknis/Administrasi Orang/Bulan 1 Orang x 12 Bulan Rp. 3.940.973 Total Rp. 47.291.677, Besi Hollow Batang 42 Batang Rp. 131.000, 550.200 total Rp. 6.052.200,Besi Hollow Batang 12 Batang Rp.157.200, 188.640 total Rp. 2.075.040, Semen Zak 10 Zak Rp. 73.350,73.350 total Rp. 806.850, Pasir Colt 2 Pick Up Rp. 300.700,60.140 total Rp. 661.540, Batu Bata Buah 560 Buah Rp. 1.050, 58.800 total Rp. 646.800, Pengangkutan Sampah Bulan 3 Orang x 12 Bulan Rp. 165.000 total Rp. 5.940.000, Semen Zak 40 Zak Rp. 73.350, 293.400 total Rp. 3.227.400, Batu Bata Buah 2500 Buah Rp.1.610, 402.500 total Rp. 4.427.500, Pasir Colt 5 Pick Up Rp. 492.500, 246.250 total Rp. 2.708.750, Besi Hollow Batang 20 Batang Rp. 482.160, 964.320 total Rp. 10.607.520,Besi Hollow Batang 20 Batang Rp. 205.400, 410.800 total Rp. 4.518.800, Cat Tembok Kaleng 25 Kaleng Rp. 1.244.280, 3.110.700 total Rp. 34.217.700.

Menanggapi hal tersebut Indra tim investigasi LSM MAK mengungkapkan dari hasil pantauan gedung SDN Penggilingan 09 terlihat memprihatinkan. Padahal anggaran perawatan gedung sekolah sangat fantastis.

“Di sekolah diduga tidak ada perawatan, karena terlihat gedung cat tembok sekolah SDN Pengilangan 09 sudah pada pudar dan terkelupas, plafon pada cebol, dan genteng pada serakan,takut terjadi yang tidak di inginkan contoh genteng jatuh ketibaan siswa siswinya,” ungkapnya.(Amin)

 

 138 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *